VIEWJABAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut mengadakan pertemuan dengan sejumlah wartawan di Mahkota Coffee Jl. Raya Bayongbong, Sabtu 17 Desember 2022 malam.
Hadir Ketua KPU Kab. Garut, Junaidin Basri, Sekretaris KPU Asep Budianto, Divisi Sosialisasi dan Pemberdayaan SDM, Nuni Nurbayani berserta jajaranya.
Ketua KPU Garut, Junaidin Basri mengatakan, pertemuan ini merupakan silaturahmi dan sekaligus menyampaikan tahapan pelaksanaan Pemilu 2024 menyusul telah ditetapkanya sebanyak 17 partai politik (parpol) secara nasional.
Basri menyampaikan beberapa poin atau gambaran secara umum tahapan- tahapan Pemilu 2024, yang telah dan akan diakukan oleh KPU Garut.
Ia menyebutkan, ke 17 Parpol tersebut semuanya ada di Kabupaten Garut, karena semuanya memenuhi syarat.
Baca Juga: Mobil Listrik Produksi Dalam Negeri Mulai Bertebaran di Jalanan, Yu Cek Berapa Harganya?
"Tahapan lainnya melakukan rancangan daerah pemilihan (Dapil) yang semula 5 Dapil dengan alternatif 6 Dapil. Termasuk perubahannya pada nama Dapil yang sebelumnya nama Dapil I itu diawali Garut Kota namun sekarang bergeser pada Kecamatan Tarogong Kidul dan sekitarnya," ucap Basri.
Ia menyampaikan, KPU RI sudah merilis beberapa daerah yang masuk ke dalam katagori rawan Pemilu 2024, khususnya di Jawa Barat ada 6 Kabupaten/Kota.
"Alhamdulillah Garut tidak masuk dalam zona yang dianggap rawan. Ini merupakan suatu cerminan, bahwa Pemilu tahun 2019 lalu di Garut tidak ada perselisihan dan tidak ada sengketa di Mahkamah Konstitusi serta tidak ada pelanggaran etik bagi penyelenggara Pemilu baik di tingkat Komisioner maupun tingkat Kecamatan (PPK), PPS, dan KPPS,” ungkapnya.
Baca Juga: 2 Perempuan Hilang Akibat Banjir Lumpur Cimanggung Sumedang, Pencarian Dilakukan hingga Rancaekek
Sementara itu, Hj. Nuni Nurbayani selaku Divisi Sosialisasi dan Pemberdayaan SDM KPU Garut, menyampaikan, dalam melaksanakan proses tahapan pemilu, seperti PPK, pihaknya berupaya semaksimal mungkin bagaimana melaksanakan seleksi dengan baik.
Termasuk proses tahapan ad hoc PPS, yang pendaftaranya mulai dibuka 18 hingga 27 Desember 2022.
"Perlu diketahui Kabupaten Garut merupakan pelamar terbesar di Indonesia yakni sebanyak 4 ribuan pelamar atau dua kali lipat dari tahun 2019. Kita tetap optimis untuk melaksanakannya dengan baik, kerja ekstra melayani masyarakat," ucapnya.
Baca Juga: Daftar Weton yang Beruntung di 2023, Usaha Sukses, Hutang Lunas, Hidupnya Dibanjiri Rezeki
Meski demikian, kata Nuni, keterbatasan personel tak membuat pihaknya berkecil hati, dan hal itu merupakan tantangan.
Artikel Terkait
Kasus Perampokan Wali Kota Blitar, Polisi Jelaskan Hasil Pencocokan Sidik Jari
Profil Negara Kroasia yang Menjadi Juara Ketiga Piala Dunia 2022, Seluas Provinsi Mana Wilayahnya?
Wajib Tahu, Berikut Ini Lima Tanda Seseorang akan Terkena Serangan Jantung
Daftar Weton yang Beruntung di 2023, Usaha Sukses, Hutang Lunas, Hidupnya Dibanjiri Rezeki
Wanita Penjaga Toko Buah Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Diduga Dibunuh, Polisi Rilis Pelaku Besok
2 Perempuan Hilang Akibat Banjir Lumpur Cimanggung Sumedang, Pencarian Dilakukan hingga Rancaekek
Mobil Listrik Produksi Dalam Negeri Mulai Bertebaran di Jalanan, Yu Cek Berapa Harganya?