Trauma Hadapi Wartawan, Ujung Ujungnya Jual Barang. Elis: Kasihan ke Wartawan yang Pegang Teguh Profesi

photo author
Budi SK, View Jabar
- Rabu, 11 Januari 2023 | 14:31 WIB
Humas SATAS merasa trauma kedatangan tamu wartawan yang berkunjung ke tempat kerjanya (Dok. Pribadi)
Humas SATAS merasa trauma kedatangan tamu wartawan yang berkunjung ke tempat kerjanya (Dok. Pribadi)

VIEWJABAR - Menghadapi tamu yang berkunjung ke tempat kerja, banyak menyimpan kesan tersendiri bagi penerimanya.

Seperti yang dialami Humas SATAS (SMAN 1 Tasikmalaya) menghadapi tamu wartawan yang berkunjung ke tempat kerja menjadikannya trauma.

Karena tamu yang berkunjung ke SATAS mengaku sebagai wartawan. Namun ujung ujungnya melakukan hal lain diluar tugas wartawan.

Baca Juga: Penjelasan Seorang Ibu Rumah Tangga ketika Venna Melinda Berteriak-teriak Kesakitan di Hotel

"Iya menjual barang seperti tenda. Sementara pihak sekolah mana ada dana untuk itu," kata Humas SATAS Dra. Elis Rusliani, M.MPd kepada ViewJabar.com pada Rabu 11 Januari 2023 di ruang Humas.

Bahkan, tambah Elis, orang yang mengaku wartawan saat berkunjung dan datang ke SATAS tanpa ada tatakrama, sopan santun layaknya seorang tamu.

Herannya, tambahnya lagi, orang yang mengaku wartawan itu mencak mencak marah di ruangan, memarahinya tanpa  alasan dan sebab yang jelas.

Baca Juga: Penggunaan Nitrogen Cair Tanpa Prosedur Pada Pangan Bisa Memicu Terjadinya Keracunan, Ini kata Kemenkes

"Dia bilang saya sudah menunggu di depan setengah jam lebih. Malah masuk ruangan pun tidak ada tatakramanya," ucap Elis.

Elis mengakui, kondisi itu sering dialaminya ketika ada kunjungan tamu yang mengaku wartawan datang ke SATAS sehingga membuat dirinya trauma.

"Saya berbisik kepada rekan di sini, dan dia bilang orang yang mengaku wartawan itu adalah wartawan abal abal," tambahnya.

Baca Juga: Gunung Marapi Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter pada Rabu Pagi

Akibatnya, aku Elis, dirinya kini lebih berhati hati saat menerima kunjungan, tamu terutama orang yang mengaku sebagai wartawan.

Sikap oknum wartawan itu, lanjutnya, sangat disayangkan karena akan memberi kesan negatif kepada profesi wartawan yang sebenarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Sumber: Wawancara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X