Siswi SMAN 1 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Tak Punya Sepatu, Seleksi Ajang Atletik Tingkat Internasional

photo author
Budi SK, View Jabar
- Rabu, 1 Februari 2023 | 07:00 WIB
Foto bawah : Atlit Elisa Bahtiar siswi SMAN 1 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya (kedua dari kanan) foto bersama usai ikuti seleksi. Foto atas: Kepsek SMAN 1 Cisayong (duduk) dan Wakasek Kesiswaan saat mencermati daftar siswa (Foto kolase Budi SK/ViewJabar.com, dok. SMAN 1 Cisayong)
Foto bawah : Atlit Elisa Bahtiar siswi SMAN 1 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya (kedua dari kanan) foto bersama usai ikuti seleksi. Foto atas: Kepsek SMAN 1 Cisayong (duduk) dan Wakasek Kesiswaan saat mencermati daftar siswa (Foto kolase Budi SK/ViewJabar.com, dok. SMAN 1 Cisayong)

VIEWJABAR - Atlit Cabor lompat jauh Elisa Bahtiar dari SMAN 1 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya telah berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional.

Kendati prestasi atlit Cabor lompat jauh Elisa Bahtiar siswi yang masih duduk di bangku kelas XI IPA 1 SMAN 1 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, menduduki peringkat 9.

Namun ada hal yang menarik ketika siswi SMAN 1 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya itu mengikuti seleksi tingkat provinsi di Jakarta.

Baca Juga: Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini 1 Februari 2023 Waktu Magrib 18:15 WIB

Hal menariknya adalah Elisa tidak memiliki sepatu khusus sebagai atlit lompat jauh, dan sepatu yang digunakannya harus pinjam.

"Gimana kok sepatunya harus pinjam ini kan seleksi tingkat provinsi di Jakarta, ya sudah saya belikan saja," ujar Kepala Sekolah SMAN 1 Cisayong, Drs. Jaka Suryawan, M.Pd kepada ViewJabar Senin 30 Januari 2023.

Pihaknya merasa bangga meski siswinya itu menduduki peringkat 9 dalam seleksi atletik nasoinal untuk diikut sertakan dalam lomba atletik tingkat dunia.

Baca Juga: Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini Rabu 1 Februari 2023, Magrib 18:17 WIB

Disebutkan, diperingati sangat optimis bahwa Elisa masih memiliki kesempatan besar untuk mengikuti seleksi yang sama di tahun berikutnya.

Untuk itu, kata Jaka, pihak sekolah melakukan kolaborasi dengan KONI dan PASI Kabupaten Tasikmalaya.

“Karena pihak sekolah sangat minim pelatih atletik sehingga menitipkannya ke KONI dan PASI Kabupaten Tasikmalaya,” kata Jaka.

Baca Juga: Sekda Sebut Kepulangan Bupati Garut Belum Pasti, Kondisinya Membaik, Tidak Boleh Dijenguk

Kekurangan di Sprin

Di tempat yang sama guru pembimbing SMAN 1 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, Ray Adhari Jajuri, M.Pd menjelaskan, seleksi tingkat nasional ada dua babak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Sumber: Wawancara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X