VIEWJABAR - Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman kaget mendengar kasus rudapaksa atau pemerkosaan terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Garut tinggi.
Dalam waktu 36 hari ternyata di Garut terjadi 20 kasus rudapaksa terhadap anak dari Januari 2203 hingga pekan pertama bulan Februari 2023 ini.
Hal tersebut terungkap dari penuturan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut, Neva Sari Susanti saat kegiatan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan di Kantor Kejari Garut, Senin 06 Februari 2023.
Baca Juga: Bawaslu Garut Siaga Pengawasan Satu Tahun Menuju Pemilu 2024 Peran Masyarakat Diperlukan
"Kasus rudapaksa terakhir itu 20 kasus untuk rentang waktu awal Januari sampai awal Pebruari ini, sebulan itu bisa mencapai 20 korban," ungkap Neva didampingi Wabup Garut Helmi Budiman yang hadir dalam kegiatan di Kantor Kejari Garut Senin pagi.
Disebutkannya, kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur ini paling banyak terjadi di Garut Selatan, dengan korbannya di bawah 17 tahun.
Sedang pelakunya kebanyakan merupakan orang dekat korban, baik keluarga ataupun juga tetangga korban itu sendiri.
Baca Juga: Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono Menyebutkan Pembangunan Bendungan Upaya Untuk Ketahanan Pangan
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengaku prihatin dengan kasus rudapaksa terhadap anak di daerahnya yang terbilang cukup tinggi
"Yang memperihatinkan sekali karena ini masalah moral dan kasusnya sudah sangat banyak," kata Helmi Budiman.
"Makanya ini harus menjadi perhatian semua komponen, terutama kami lah melalui Kesra untuk bekerja sama dengan MUI, para ulama dan tokoh tokoh masyarakat untuk turun ke lapangan," kata Helmi Budiman lagi.
Baca Juga: Mengobrol dengan Teman Ternyata Dapat Menjaga Kesehatan Mental
Helmi menyebutkan, salah satu penyebab terjadinya kasus rudapaksa adalah faktor ekonomi. Karenanya Pemkab Garut tengah gencar melaksanakan upaya penurunan angka kemiskinan ekstrim.
Ditanya soal kaitan ekonomi dengan kasus rudapaksa, Helmi mencontohkan sebuah keluarga miskin yang memiliki rumah kecil dengan satu kamar, itu bisa terjadi rudapaksa oleh anggota keluarga.
Artikel Terkait
Menyedihkan Satu Kelas hanya Satu Murid, SDN Sirnagalih Cigalontang Tasikmalaya Dikelilingi Tiga Kampung
Haol Pertama Syekh Abdul Muhyi Pamijahan, Puluhan Ribu Jemaah Sambut Abah Habib Luthfi
Inilah 7 Buah yang Banyak Mengandung Vitamin E, Serta Baik dalam Menjaga Sistem Imun Tubuh
Hakim Vonis Humkuman 1,5 Tahun Untuk Barada E, Karena Keberanian Menjadi Justice Kolaborator
Mengobrol dengan Teman Ternyata Dapat Menjaga Kesehatan Mental
Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono Menyebutkan Pembangunan Bendungan Upaya Untuk Ketahanan Pangan
Bawaslu Garut Siaga Pengawasan Satu Tahun Menuju Pemilu 2024 Peran Masyarakat Diperlukan