Mahasiswa KKN Undip Berikan Pelatihan Semprotan Anti Nyamuk Aman dan Alami

photo author
Daffi Darmawan, View Jabar
- Selasa, 20 Agustus 2024 | 19:54 WIB
Serai bisa diolah menjadi semprotan anti nyamuk yang efektif untuk menghindari gigitan nyamuk secara alami dan aman. (migin)
Serai bisa diolah menjadi semprotan anti nyamuk yang efektif untuk menghindari gigitan nyamuk secara alami dan aman. (migin)

 

VIEWJABAR-Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Selodoko Boyolali melakukan pelatihan pembuatan semprotan anti nyamuk alami dari tumbuhan serai. Pelatihan yang diprakarsai Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023/2024 diikuti ibu-ibu PKK RT 02 RW 02 Desa Selodoko.

Pelatihan pembuatan anti nyamuk berbahan alami tersebut dipandu M. Dzaka Naufal mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Matematika Undip. “ Semprotan anti nyamuk ini lebih aman dan alami,” ujar Dzaka.

Baca Juga: Milenial dan Gen Z Berharap Bupati Bandung Dadang Supriatna Lanjutkan Kepemimpinan di Periode Kedua

Lebih jauh Dzaka menerangkan, serai dengan nama lain Cymbopogon, mengandung minyak atsiri sebagai kandungan utama seperti geraniol dan sitronela yang efektif mengusir nyamuk. Hal tersebut sudah dibuktikan melalui penelitian-penelitian yang banyak dilakukan peneliti.

“Hasil penelitian menyebutkan, kandungan yang ada dalam serai bisa menghalangi  nyamuk untuk mendeteksi keberadaan manusia, sehingga mengurangi kesempatan untuk nyamuk melakuan gigitan terhadap manusia,” terang Dzaka.

Menurut Dzaka, pembuatan semprotan anti nyamuk dari serai cukup sederhana dan juga murah. “Dengan mencampurkan ekstrak minyak serai dengan dan alkohol 70% dengan perbandingan 3:7, kita dapat menghasilkan semprotan yang efektif, aman digunakan pada kulit anak-anak maupun dewasa dan awet untuk beberapa bulan,” terangnya.

Baca Juga: Berikut Capaian Indikator Makro Pembangunan Jawa Barat, Ini Penjelasan Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin

Ibu-ibu PKK peserta pelatihan tampak antusias dan terlihat penasaran dengan semprotan anti nyamuk alami tersebut.

Edukasi dan sosialisasi semprotan anti nyamuk alamai berbahan serai ini berperan untuk mengurangi risiko penggunaan bahan kimia berbahaya dan memberikan solusi ramah lingkungan serta mudah diakses oleh semua kalangan.

Di Desa Selodoko ketika masuk musim hujan kadang menyisakan banyak genangan air yang dapat ditumbuhi jentik-jentik nyamuk, ini mengundang kekhawatiran besar masyarakat.

Baca Juga: Ribuan Warga Ikuti Semarak Pawai HUT RI di Desa Raharja Tanjungsari Sumedang, Mobil Hias dan Ledakan Karbit Jadi Penghias

“Kalau lagi hujan, banyak banget nyamuknya,” terang salah satu warga di Dusun Selondoko.

Dzaka lanjut menjelaskan terkait lingkungan bersih dan bebas genangan air merupakan awal tahap pencegahan yang wajib dilakukan. Sayangnya, masih banyak yang bergantung pada penggunaan obat nyamuk berbahan kimia untuk melindungi dari gigitan nyamuk.

Penggunaan obat nyamuk berbahan kimia memang efektif dalam jangka pendek, namun memiliki risiko jangka panjang karena bahan kimia berbahaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Suhaeri

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X