Unpad Ditantang Untuk Mengatasi Masalah Besar Sampah, Stunting dan Kemiskinan di Jawa Barat

photo author
Daffi Darmawan, View Jabar
- Senin, 7 Oktober 2024 | 21:16 WIB
Rektor Unpad Periode 2024-2029, Prof. Arief S. Kartasasmita, dr., Sp.M(K)., M.Kes., Ph.D., dilantik di  Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin 7 Oktober 2024 (Foto dok Unpad. ac.id)*
Rektor Unpad Periode 2024-2029, Prof. Arief S. Kartasasmita, dr., Sp.M(K)., M.Kes., Ph.D., dilantik di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin 7 Oktober 2024 (Foto dok Unpad. ac.id)*

VIEWJABAR.COM--Universitas Padjadjaran (Unpad) ditantang untuk turut berekolaborasi menangani tantangan besar di Jawa Barat terkait pengelolaan sampah, penanganan tengkes (stunting), dan kemiskinan.

Tantangan tersebut disampaikan Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin seusai menghadiri pelantikan Rektor Unpad periode 2024-2029 di Grha Sanusi, Kampus Unpad, Kota Bandung, Senin 7 Oktober 2024.

“Saya sudah berbicara dengan Prof. Arief terkait masalah persampahan di Jawa Barat, yang saat ini menjadi isu sangat mendesak. Saya meminta bantuan Unpad untuk terlibat dalam pengurangan sampah, terutama di kawasan Bandung Raya," jelas Bey.

Baca Juga: Cekungan Bandung Terancam Krisis Penanganan Sampah, Ini Kata Sekda Jabar

Pada kesempatan tersebut Bey juga mengucapkan selamat kepada Prof. Arief S. Kartasasmita yang resmi dilantik sebagai Rektor Unpad ke-13 periode 2024-2029.

Bey juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prof. Rina Indiastuti yang telah mengabdi selama lima tahun sebagai Rektor ke-12 Unpad.

"Selamat kepada Prof. Arief menjadi Rektor ke-13 (Unpad) dan tentunya terima kasih kepada Prof. Rina sudah menjadi rektor ke-12," ujarnya.

Baca Juga: Warga Desa Raharja Tanjungsari Sumedang Antusias Mendapatkan Pembagian Beras CBP Tahap III Di Tengah Naiknya Harga Beras

Bey menuturkan bahwa Unpad merupakan mitra strategis bagi Pemprov Jabar dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Sangat mendesak

Terkait sampah, Bey menyebut, pengelolaan sampah perlu pendekatan dari hulu hingga hilir. Tujuannya satu yakni pengurangan sampah secara signifikan di seluruh wilayah Jabar.

"Kami akan membahas lebih detail langkah-langkah konkretnya nanti, namun yang jelas, pengurangan sampah ini sangat mendesak," ujarnya.

Baca Juga: Jawa Barat Mendapat Jatah Dua KEK Baru, Di Sini Lokasinya

Selain isu sampah, Bey juga menyebutkan beberapa bidang kerja sama lain yang akan dikembangkan bersama Unpad, seperti penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, dan pengembangan layanan rumah sakit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Suhaeri

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X