Cekungan Bandung Terancam Krisis Penanganan Sampah, Ini Kata Sekda Jabar

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Senin, 7 Oktober 2024 | 08:54 WIB
Kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sarimukti. (DLH Jawa Barat)
Kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sarimukti. (DLH Jawa Barat)

VIEWJABAR.COM - Kabupaten-kota di kawasan Cekungan Bandung saat ini menghadapi potensi krisis penanganan sampah dan akan menjadi ancaman serius jika terus dibiarkan.

Dengan demikian, perlu segera diambil langkah yang cepat dan super serius untuk menanganinya.

"Kita sedang menghadapi potensi ledakan sampah di Cekungan Bandung. Bahkan, dalam hitungan enam bulan, masalah ini bisa menjadi bencana jika tidak ada penanganan yang serius," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman.

Ia mengakui tidak bisa lagi para pemangku kepentingan bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Pasalnya, jika tidak ada aksi nyata, ledakan sampah akan menghantui semua pihak karena permasalahan sampah ini masih membayang-bayangi kawasan Cekungan Bandung.

Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Peparnas 2024, Peparnas Terakhir Sebelum Lengser

"Saya sengaja menggunakan kata-kata yang provokatif agar kita semua terguncang dan mengambil langkah progresif," ucapnya.

Herman juga memastikan Pemprov Jabar telah menyiapkan strategi yang komprehensif dan serius untuk menghadapi potensi permasalahan sampah. Strategi itu disusun berdasarkan kewenangan pemda provinsi.

"Kami di pemda provinsi sudah siap untuk bergerak. Apapun yang terjadi, kami harus bertindak dengan super serius. Ini jauh lebih baik daripada kita diam dan membiarkan masalah semakin besar," katanya.

Herman mendorong pemda kabupaten kota di Kawasan Cekungan Bandung untuk menyusun strategi sesuai dengan kewenangannya. Jika pemda provinsi dan pemda kabupaten kota bahu-membahu, permasalahan sampah di Kawasan Cekungan Bandung akan dapat teratasi.

Baca Juga: Forkopimcam 3 Kecamatan Sambangi Koramil Tanjungsari, Luapkan Kegembiraan Di HUT TNI ke 79

Ia menilai koordinasi dan sinergi antarwilayah sangat penting, mengingat permasalahan sampah bersifat lintas daerah. Dalam hal ini, pemda provinsi akan berfokus pada penanganan regional, sedangkan pemda kabupaten kota bertanggung jawab atas lokus masing-masing.

"Jangan sampai nanti saat terjadi krisis, semua cuci tangan. Tidak boleh ada yang lari dari tanggung jawab. Kita semua harus bertanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," tuturnya.

TPPAS Sarimukti

Sehari sebelumnya, Herman Suryatman meninjau Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat yang kini hampir melebih kapasitas (overload).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X