VIEWJABAR.COM--Pemerintah Kota Bandung berencana memasang barcode pada pohon-pohon penghijauan untuk memantau keberhasilan program penghijauan yang dilakukan. Selain itu, Pemkot Bandung juga akan melakukan pemetaan mendetail untuk menentukan lokasi-lokasi prioritas penghijauan di wilayah yang paling kritis.
"Kita harus mendorong kepedulian semua pihak untuk menunjukkan bahwa Pemkot sangat fokus pada kelestarian lingkungan dan kapasitas daya dukungnya," ujar Penjabat Wali Kota Bandung, A Koswara di Plaza Summarecon, Gede Bage, Senin, 1 Oktober 2024.
Menurut Koswara, Pemkot Bandung sedang mempersiapkan program penghijauan lahan kritis sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Pinjol dan Judol Tantangan Terbesar Yang Menganggu Stabilitas Masyarakat
Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya dukung lingkungan di Kota Bandung, dengan fokus utama pada kawasan-kawasan yang berpotensi mengalami bencana dan penurunan kualitas tanah.
Koswara menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga lingkungan, termasuk peran masyarakat dalam menjaga lahan kritis di kota.
Rencana Penghijauan ini akan dilakukan di beberapa lahan kritis, termasuk di wilayah Kanhay, Cibiru, yang memiliki luas sekitar 10 hektar.
Baca Juga: Pemkot Bandung Fokus Tangani Sampah dan Banjir Untuk Antisipasi Musim Hujan, Ini Kata Pj Wali Kota
Pemkot juga berencana menggandeng Dinas Kehutanan Jawa Barat untuk memastikan keberlanjutan penanaman, termasuk penentuan jenis pohon yang sesuai untuk fungsi penghijauan dan pengendalian erosi.
Pemkot juga akan berkolaborasi dengan komunitas lokal dan pelaku usaha melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memperluas cakupan penghijauan.
Sebagai langkah konkret, pohon yang ditanam akan diberi kode atau barcode untuk memastikan keberlanjutan dan tanggung jawab pengelolaan pohon hingga mereka tumbuh dengan baik.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Bandung Mengaku Prihatin, Tiga Rekannya Ditahan KPK
Diharapkan program ini dapat terlaksana mulai pertengahan November 2024 atau setelah masa kampanye pilkada usai dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat Kota Bandung.*
Artikel Terkait
Pemkot Bandung Dorong BUMD Terus Tingkatkan Pendapatan dan Pelayanan, Berikut Penjelasan Penjabat Wali Kota
Pemkot Bandung Fokus Tangani Sampah dan Banjir Untuk Antisipasi Musim Hujan, Ini Kata Pj Wali Kota