Pinjol dan Judol Tantangan Terbesar Yang Menganggu Stabilitas Masyarakat

photo author
Daffi Darmawan, View Jabar
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 19:53 WIB
 Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menghadiri tablig akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Provinsi Jabar 1446 Hijriah/2024 M di Masjid Agung Kota Bandung, Selasa 1 Oktober 2024).(Foto: Yogi Prayoga/Biro Adpim Jabar)
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menghadiri tablig akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Provinsi Jabar 1446 Hijriah/2024 M di Masjid Agung Kota Bandung, Selasa 1 Oktober 2024).(Foto: Yogi Prayoga/Biro Adpim Jabar)

VIEWJABAR.COM— Pinjaman online dan judi online menjadi tantangan terbesar yang menggangu stabilitas masyarakat akhir-akhir ini. Hal itu dikatakan Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin pada tablig akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di Masjid Agung Kota Bandung, Selasa 1 Oktober 2024.

"Oleh karena itu kita harus lebih bijak dan berhati-hati dalam memilih solusi finansial serta memperkuat pendidikan keuangan di kalangan masyarakat," ujar Bey.

Dalam sambutannya di hadapan sekitar 2.000 jemaah yang memenuhi Masjid Agung Kota Bandung tersebut, Bey mengajak pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus menjadi pengingat untuk menggali kembali nilai-nilai mulia yang diajarkan Rasulullah, utamanya dalam membangun masyarakat yang damai, adil, dan sejahtera.

Baca Juga: Pra Pelantikan Anggota DPRD Sumedang, Pimpinan Sementara Terima Aduan Pendemo

"Mari jadikan momen ini sebagai dorongan untuk meneladani kepribadian Rasulullah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ajaknya.

Lebih jauh Bey menyebutkan, salah satu kepribadian Rasulullah yang harus diteladani masyarakat adalah menjauhi riba dan segala bentuk ketidakadilan dalam transaksi ekonomi.

Bey mengatakan, tingginya bunga dan cara penagihan pinjaman online yang tidak manusiawi membuat banyak keluarga terpuruk.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Bandung Mengaku Prihatin, Tiga Rekannya Ditahan KPK

Demikian pula judi online yang menjadi ancaman serius tak hanya menghancurkan moral, tapi juga ekonomi keluarga.

"Islam sangat jelas melarang judi karena hanya akan menambah kemiskinan dan kehancuran sosial," ucapnya.

Bey lalu mengingatkan masyarakat untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah yang penuh kasih sayang dan menjauhi segala bentuk kekerasan.

Baca Juga: Peringati HUT ke-50, Perkumpulan Studi dan Aksi Kependudukan (PSAK) Buka Sekolah Lansia

Menurut Bey, nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk senantiasa bersikap lembut, sabar, dan mengedepankan dialog. Sunah rasul yang menolak kekerasan harus menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan damai.

"Mari menjaga nilai-nilai kebajikan dan perdamaian demi menjaga persatuan di Jawa Barat," imbau Bey.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Suhaeri

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X