Ia mengungkapkan, volume sampah dari wilayah Bandung Raya per harinya masuk ke TPPAS Sarimukti sekitar 3.000 meter kubik dan diprediksi penuh pada akhir 2024 jika berkaca pada lahan eksisting yang tersedia dengan sampah eksisting yang masuk.
"Apabila hal ini dibiarkan, maka diprediksi pada akhir 2024 Sarimukti bisa overload," katanya.
Pemprov Jabar bersama Pemda Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi, sebagai pengguna TPPAS Sarimukti akhirnya membuat komitmen bersama untuk melakukan aksi nyata pengurangan, pemilahan, dan pemanfaatan sampah.***
Artikel Terkait
Pemkot Bandung Fokus Tangani Sampah dan Banjir Untuk Antisipasi Musim Hujan, Ini Kata Pj Wali Kota
Ketua DPRD Kota Bandung Mengaku Prihatin, Tiga Rekannya Ditahan KPK
Pemkot Bandung Akan Pasangi Barcode di Pohon Penghijauan, Ini Tujuannya
Jelang Pilkada 2024, Pemkot Bandung Akselerasi Perekaman KTP-el Pemilih Pemula, Ini Tujuannya
Sebanyak 286 Petugas Diterjunkan Menertibkan PKL di Jalan AH Nasution Bandung