Unpad Ditantang Untuk Mengatasi Masalah Besar Sampah, Stunting dan Kemiskinan di Jawa Barat

photo author
Daffi Darmawan, View Jabar
- Senin, 7 Oktober 2024 | 21:16 WIB
Rektor Unpad Periode 2024-2029, Prof. Arief S. Kartasasmita, dr., Sp.M(K)., M.Kes., Ph.D., dilantik di  Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin 7 Oktober 2024 (Foto dok Unpad. ac.id)*
Rektor Unpad Periode 2024-2029, Prof. Arief S. Kartasasmita, dr., Sp.M(K)., M.Kes., Ph.D., dilantik di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin 7 Oktober 2024 (Foto dok Unpad. ac.id)*

"Nanti mungkin banyak yang akan dikerjasamakan, seperti stunting sudah pasti, juga masalah kemiskinan serta pengembangan rumah sakit," tuturnya.

Universitas kelas dunia

Sementara itu, Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan besar Unpad ke depan. Arief berkomitmen untuk membawa Unpad tetap berada di jajaran universitas top di Indonesia dan menempatkannya sebagai World Class University.

Namun, menurut Arief, tujuan utamanya bukan semata-mata peringkat, melainkan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Peparnas 2024, Peparnas Terakhir Sebelum Lengser

“Kami akan terus mengupayakan agar Unpad dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa, sekaligus mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Arief menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi Unpad tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai masalah sosial dan pembangunan di Jabar.

Ia mengajak seluruh civitas academica Unpad untuk berinovasi dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan ini.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Semangat gotong royong dan kolaborasi akan membawa Unpad ke masa depan yang lebih cerah, tidak hanya diakui di dunia, tapi juga menjadi motor penggerak pembangunan nasional,” tegasnya.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Suhaeri

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X