"Nanti mungkin banyak yang akan dikerjasamakan, seperti stunting sudah pasti, juga masalah kemiskinan serta pengembangan rumah sakit," tuturnya.
Universitas kelas dunia
Sementara itu, Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan besar Unpad ke depan. Arief berkomitmen untuk membawa Unpad tetap berada di jajaran universitas top di Indonesia dan menempatkannya sebagai World Class University.
Namun, menurut Arief, tujuan utamanya bukan semata-mata peringkat, melainkan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat.
Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Peparnas 2024, Peparnas Terakhir Sebelum Lengser
“Kami akan terus mengupayakan agar Unpad dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa, sekaligus mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Arief menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi Unpad tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai masalah sosial dan pembangunan di Jabar.
Ia mengajak seluruh civitas academica Unpad untuk berinovasi dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan ini.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Semangat gotong royong dan kolaborasi akan membawa Unpad ke masa depan yang lebih cerah, tidak hanya diakui di dunia, tapi juga menjadi motor penggerak pembangunan nasional,” tegasnya.*
Artikel Terkait
Mahasiswa UNPAD dan UIN SGD Gandeng TNI-Polri Gelar 'Jumat Menanam' di Gunung Manglayang
Berikut Capaian Indikator Makro Pembangunan Jawa Barat, Ini Penjelasan Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin
Cekungan Bandung Terancam Krisis Penanganan Sampah, Ini Kata Sekda Jabar