Forum OSIS Jawa Barat Generasi 12 Dikukuhkan, Berikut Pesan Sekda Jabar Herman Suryatman

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Senin, 5 Agustus 2024 | 13:30 WIB
Sekda Jabar Herman Suryatman dalam acara pengukuhan Forum OSIS Jawa Barat Generasi 12 di Telkom University, Bandung, pada Sabtu 3 Agustus 2024. (Humas Pemprov Jabar)
Sekda Jabar Herman Suryatman dalam acara pengukuhan Forum OSIS Jawa Barat Generasi 12 di Telkom University, Bandung, pada Sabtu 3 Agustus 2024. (Humas Pemprov Jabar)

VIEWJABAR.COM - Forum OSIS Jawa Barat Generasi 12 secara resmi dikukuhkan oleh Sekda Jabar Herman Suryatman bertempat di Telkom University, Bandung, pada Sabtu 3 Agustus 2024.

Dalam kesempatan itu, Sekda Jabar mengharapkan agar pengukuhan dan kegiatan sharing session ini menjadi momentum untuk mempersiapkan generasi tangguh pemimpin masa depan.

"Atas nama Pemdaprov Jabar saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat dalam untuk teman-teman di Forum OSIS Jawa Barat yang telah melaksanakan kegiatan pelantikan sekaligus sharing session dengan tema School of Education Leader," kata Herman Suryatman seperti dilansir laman resmi Pemprov Jabar.

Baca Juga: Ada Jamur Tiram di Rumah? Masak Pakai Resep Ini, Yuk! Simple Tapi Enaknya Kebangetan!

"Bagaimana momentum ini kita jadikan magic moment untuk mempersiapkan generasi-generasi yang tangguh, para pemimpin masa depan," tuturnya.

Sekda Jabar memberikan nasihat kepada para siswa untuk setidaknya menguasai empat kompetensi penting di abad 21 ini.

Empat kompetensi itu antara lain critical thinking, creativity, collaboration, communication.

Berpikir kritis perlu diasah sejak di bangku SMA/SMK/MA. Para siswa tidak boleh hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga penting memiliki kepekaan terhadap permasalahan di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Promosikan Bendungan Jatigede, Erwan Setiawan Gelar Mancing Bareng (Mabar) 2 Hari

"Saya ingin melihat seperti apa tingkat kekritisan adik-adik terhadap sekeliling. Tentu masalah lainnya juga harus dikritisi, paling tidak untuk didiskusikan di sekolah," katanya.

Begitu pun dengan kreativitas dan kolaborasi. Setelah memiliki awareness, mencari solusi dengan berpikir kreatif dilanjutkan dengan menjalin kolaborasi adalah kompetensi penting berikutnya.

"Tentu untuk menyelesaikan berbagai persoalan, adik-adik harus mulai dibiasakan berpikir kreatif," ujarnya.

Herman menekankan bahwa sejatinya menyelesaikan masalah tidak bisa dilakukan oleh satu orang, para siswa perlu membangun superteam.

Baca Juga: Kota Bandung Miliki Daya Tarik Investasi, Berikut 10 Sektor yang Dinilai Potensial

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X