VIEWJABAR.COM--Provinsi Jawa Barat mendapat dua jatah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru melalui KEK Subang dan KEK Patimban.
“Harapan ke depan dengan adanya tambahan dua KEK baru ini menjadi pusat inovasi, industri, dan teknologi, yang akan meningkatkan daya saing ekonomi provinsi serta menarik investasi nasional dan global,” ucap Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmduin, Kamis 3 Oktober 2024.
Sebelumnya, Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menyetujui usulan pembentukan enam KEK baru dan perluasan KEK Nongsa di Batam. Dua dari enam KEK baru tersebut berada di Jawa Barat, yakni KEK Subang dan KEK Patimban.
Baca Juga: Sebanyak 286 Petugas Diterjunkan Menertibkan PKL di Jalan AH Nasution Bandung
Lebih jauh Bey menyebutkan, Pemprov Jabar optimistis kehadiran KEK Subang dan KEK Patimban dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan Ciayumajakuning.
Pihaknya menurut Bey, terus mendorong percepatan pembangunan di daerah melalui pengembangan dua KEK yang sudah disetujui oleh Dewan Nasional KEK tersebut.
Saat ini, menurut Bey, Pemprov Jabar sedang menunggu penetapan KEK Subang dan Patimban oleh Pemerintah Pusat melalui Peraturan Pemerintah.
Baca Juga: Dua Kali Tersandung KPK, Ajay Menghirup Udara Kebebasan
“Pembahasannya saat ini sedang diintensifkan di Kementerian Perekonomian dan Dewan Nasional KEK di Jakarta,” tuturnya.
Dua KEK tersebut saat ini tengah menjadi magnet investasi khususnya di wilayah Ciayumajakuning. Dari catatan DPMPTSP Jabar, selama periode 2021 hingga Semester I - 2024 total realisasi investasi di Ciayumajakuning khususnya Subang sudah mencapai Rp16,3 triliun.
KEK Patimban berada di Kabupaten Subang. KEK yang dirancang sebagai KEK manufaktur diusulkan oleh PT Wahana Mitra Semesta dengan kegiatan usaha produksi pengolahan hilirisasi petrokimia, baterai EV, dan semiconductor, logistik dan distribusi, serta pengembangan energi.
Baca Juga: Pemkot Bandung Akan Pasangi Barcode di Pohon Penghijauan, Ini Tujuannya
KEK Patimban diusulkan dengan luas lahan sebesar 511 hektare yang dengan total realisasi investasinya sebesar Rp141,6 triliun di 2054 dengan target tenaga kerja sebanyak 156.154 orang.
Adapun KEK Subang diusulkan oleh PT Aneka Bumi Cipta menjadi usulan keempat KEK yang diusulkan dengan menargetkan realisasi investasi KEK subang sebesar Rp134,59 triliun dengan luas lahan mencapai 481,93 hektare.
KEK Subang memiliki kegiatan usaha produksi dan pengolahan perakitan mobil listrik dan logistik dan distribusi. PT BYD Auto Indonesia yang bergerak di bidang mobil listrik menjadi anchor investor KEK Subang. Ditargetkan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 95.139 orang.*
Artikel Terkait
Adakan Pertemuan Rapat dengan JICA, Pemprov Jawa Barat Bahas Proyek TPPAS Legok Nangka dan Tol Patimban
Jawa Barat Memiliki Potensi Besar Dalam Ekspor Kopi dan Kakao, Simak Datanya, Berikut Upaya Pemprov Jabar