Waspadai Krisis Pangan Akibat Perubahan Iklim Ekstrem, Berikut Sejumlah Langkah Kementerian Pertanian

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 13:15 WIB
Illustrasi tanaman padi siap panen. Antisipasi krisis pangan akibat perubahan iklim ekstrem. (pixabay/yazidnasuha)
Illustrasi tanaman padi siap panen. Antisipasi krisis pangan akibat perubahan iklim ekstrem. (pixabay/yazidnasuha)

VIEWJABAR.COM - Sebagai antisipasi terjadinya krisis pangan akibat dari perubahan iklim ekstrem, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan sejumlah langkah.

Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, dengan melakukan berbagai antisipasi Mentan meyakini Indonesia bisa mengantisipasi hal tersebut.

"Insya Allah mudah-mudahan bisa kita atasi dan mitigasi segala dampak yang ditimbulkan akibat iklim yang ekstrem, perubahan iklim El Nino dan kekeringan, overlapping keduanya tahun ini Insya Allah bisa kita hadapi," katanya seperti dilansir Antara.

Baca Juga: Jalan Braga: Ikon Kota Bandung, Simak Sejumlah Destinasi yang Wajib Dikunjungi di Kawasan Ini

Mentan menjelaskan bahwa pihaknya melakukan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi krisis pangan seperti program pompanisasi dan optimasi lahan.

"Intinya sektor pangan kita melakukan akselerasi dan berikan solusi cepat pompanisasi dan optimasi lahan. Kemudian benih unggul, alsintan (alat dan mesin pertanian). Itu solusi cepat atasi masalah pangan," ucap Amran.

Percepatan Tanam Padi

Kementan mengakselerasi percepatan produksi tanaman padi guna memastikan ketersediaan dan ketahanan pangan yang memadai demi mengantisipasi krisis pangan.

Baca Juga: Forum OSIS Jawa Barat Generasi 12 Dikukuhkan, Berikut Pesan Sekda Jabar Herman Suryatman

"Saat ini kami semua turun ke lapangan. Semua pejabat yang ada di Kementerian Pertanian, staf-staf di Kementerian Pertanian turun ke lapangan. Kami lagi berfokus untuk bisa meningkatkan produksi pangan," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik Kementan Arief Cahyono.

Arief menjelaskan akselerasi percepatan tanam padi dilakukan dengan berbagai upaya, termasuk peningkatan efisiensi, teknologi, dan dukungan kepada petani,

Arief mengungkapkan bahwa saat ini jajaran Kementan sedang bekerja keras untuk meningkatkan produksi beras di seluruh sentra produksi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X