Menurut mang Ujang untuk menuju wilayah Monteng atau Jembatan Koneng, akses jalur dari arah Kota Bandung dan sekitarnya melalui Majalaya dengan jalur terus menanjak.
“Kondisi jalannya sudah dibeton sejak masuk Kecamatan Ibun. Malah tidak ada istilah macet. Ada kemacetan tapi sedikit, yaitu pas mau masuk ke wilayah Kantor Kecamatan dan terminal angkot Ibun serta pasar,” tuturnya.
Sebaliknya kondisi itu akan berbeda jika masuk menggunakan jalur Samarang Kabupaten Garut. Biasanya para pengendaran, baik dari arah Bandung atau Garut, Jembatan Koneng dijadikan rest area.
"Kita dari Tasik nih ingin mengetahui Jembatan Koneng jadi menggunakan jalur Garut untuk sampai ke Kota Bandung. Istilahnya sambal menyelam minum air,” kata Ede warga Singaparna pengendara kendaraan roda dua.
Baca Juga: KCJB Mulai Dioperasikan, Bambang Tirtoyuliono: Optimis Mampu Menggairahkan Industri di Kota Bandung
Ede adalah salah seorang warga yang berniat pergi ke Bandung dan rombongannya untuk bersilaturahmi ke saudara sambalil menikmati suasana udara di rest area Jembatan Koneng.***
Artikel Terkait
KPU Rilis Jumlah PDT Pada Pemilu 2024, Jawa Barat di Posisi Pertama, Dominan Kaum Hawa
Persib Bandung Waspadai 2 Laga Tandang, Bojan Hodak Tandaskan Motivasi, Marc Klok Adalah Kunc
Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi Lakukan Karya Bakti TNI, Dandim : Tidak Usah Tanggapi Isu, Buktikan Kita Peduli
Jelang Menghadapi Persebaya dan Borneo FC, Bojan: Pemain Harus Punya Motivasi Tinggi
Upaya “Gaet“ Wisatawan, Pemerintah Kota Bogor Bangun Pusat Kuliner Rasa
KCJB Mulai Dioperasikan, Bambang Tirtoyuliono: Optimis Mampu Menggairahkan Industri di Kota Bandung
Hari Ini Detik Detik HUT TNI Ke-78 di Kawasan Monas Jakarta Pusat Dilakukan Rekaya Jalur, Ini Datanya