Jembatan Koneng Destinasi Wisata Favorit di Bandung Selatan, Yo! Kita Mampir Nikmati Alamnya, Bisa Foto Selfie

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Kamis, 5 Oktober 2023 | 15:35 WIB
Jembatan Koneng menjadi destinasi wisata di wilayah Kabupaten Bandung Selatan (Tangkapan layar desaku.bandungkab.go.id)
Jembatan Koneng menjadi destinasi wisata di wilayah Kabupaten Bandung Selatan (Tangkapan layar desaku.bandungkab.go.id)

VIEWJABAR - Jembatan Koneng yang menghubungkan dua wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut adalah jalur tikus, berada di Kecamatan Ibun.

Jembatan Koneng pun banyak diburu oleh para wisatawan lokal karena menwarkan pemandangan permadani pemukiman dan Kota Kecamatan Majalaya.

Para wisatawan itu umumnya adalah pengguna kendaraan, baik mobil atau motor yang memanfaatkan jalan tikus menuju wilayah Garut-Tasik- Ciamis.

Baca Juga: KPU Rilis Jumlah PDT Pada Pemilu 2024, Jawa Barat di Posisi Pertama, Dominan Kaum Hawa

Meski kedengarannya asing di telinga, namun keberadaan Kota Kecamatan Ibun Kabupatan Bandung tak bisa lepas dari panorama alamnya yang eksotik yaitu Jembatan Koneng.

Orang mengenal bukan Kecamatan Ibun-nya akan tetapi Kota Kecamatan Majalaya. Nama Majalaya seakan melingkupi seluruh wilayah yang ada di Kabupaten  Bandung Selatan.

Sejatinya Kecamatan Majalaya merupakan pintu gerbang Kecamatan Ibun, yang juga akses jalur utama.

Baca Juga: Hari Ini Detik Detik HUT TNI Ke-78 di Kawasan Monas Jakarta Pusat Dilakukan Rekaya Jalur, Ini Datanya

Tak Heran jika mendengar Kecamatan Ibun adalah wilayah terasing. Lepas dari semua itu Kecamatan Ibun memiliki destinasi unggulan yang tak kalah menarik dengan daerah lainnya.

Destinasi wisata yang lebih popular adalah Jembatan Koneng. Kontruksi jembatan yang didominasi warna kuning itu memiliki daya pikat menarik.

Rest Area

Baca Juga: Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi Lakukan Karya Bakti TNI, Dandim : Tidak Usah Tanggapi Isu, Buktikan Kita Peduli

Untuk bisa sampai ke Jembatan Kuning, ada dua pilihan jalur. Yakni, jika melalui Kota Kecamatan Majalaya medan jalan yang ditempuh terus menanjak, dengan suguhan suasana Alun Alun Majalaya, hiruk pikuk masyarakat dan pabrik textile.

"Di Majalaya makanan khasnya borondong pak,” kata mang Ujang salah seorang warga Majalaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X