"Dengan begitu, sel-sel di dalam tubuh bisa menjalankan fungsi normal, termasuk menciptakan rambut," ucap dr Vida.
Produksi insulin yang menurun dapat membuat sel-sel ikut terdampak dan tidak bisa menjalani fungsinya, termasuk fungsi menumbuhkan rambut. Akibatnya, pertumbuhan rambut baru pada folikel rambut akan ikut terhalang.
Rambut rontok, lanjut dr Vida, memang tidak hanya disebabkan oleh diabetes tipe 2. Banyak kondisi lain yang dapat memicu rambut rontok, seperti stres, perubahan hormon, faktor keturunan, hingga defisiensi vitamin.
Akan tetapi, semua orang patut mencurigai adanya kemungkinan diabetes tipe 2 bila ada beberapa gejala diabetes lain yang menyertai kondisi rambut rontok.
Baca Juga: Massa Apdesi Ontrog Gedung DPR RI di Jakarta, Ricuh Berusaha Robohkan Tembok Pembatas
Jika mengalami kondisi ini, ia menganjurkan semua orang untuk memeriksakan diri ke dokter."Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda mengenai diagnosis potensial," ucapnya.
dr Vida mengatakan masalah rambut rontok bisa terjadi pada pasien diabetes yang sudah terdiagnosis.
Ia menyebut, cara terbaik untuk mencegah kerontokan rambut pada pasien diabetes adalah dengan menjaga kontrol kadar gula darah.***
Artikel Terkait
Ketahui Manfaat Minyak Zaitun secara Keseluruhan bagi Kesehatan Tubuh, Kurangi Resiko Stroke
Mahfud MD: Dan Saya akan Melaporkan Saya Sudah Selesai di Kabinet, Resmi Mengundurkan dari Kabinet Jokowi
Massa Apdesi Ontrog Gedung DPR RI di Jakarta, Ricuh Berusaha Robohkan Tembok Pembatas
Ini Kabar Terbaru Penyanyi Celine Dion, Benarkah Penggemarnya Merindukan Aksi Panggung Sang Legendaris, Simak di Sini
WASPADA Kebablasan saat Minum Minuman Berenergi, Ini Dampaknya
Kabar Baik Bagi Penyuka Mengonsumsi Kimchi, Simak Penjelasannya di Sini
Perlu Diketahui Tanggal 2 Februari Hari Apa kemudian Apa Makna Sebenarnya, Simak di Sini Guna Mengetahuinya