Gejala Aneh di Kaki Sering Dibaikan, Periksakan ke Dokter, Bisa Jadi Terindikasi Gangguan Kesehatan Paru Paru

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Senin, 12 Februari 2024 | 07:57 WIB
Ilustrasi, jika ada sesuatu yang terasa aneh di kaki segera periksakan ke dokter karena dikhawatirkan terindikasi gangguan kesehatan paru paru (Pixabay)
Ilustrasi, jika ada sesuatu yang terasa aneh di kaki segera periksakan ke dokter karena dikhawatirkan terindikasi gangguan kesehatan paru paru (Pixabay)

Beberapa pasien DVT pun mengalami perubahan warna kulit, atau perasaan hangat di kaki yang terkena.

Baca Juga: INILAH Cara Cek Umur Kartu Indosat, Ada Diskon dan Promo, Simak di Sini

Selanjutnya ada perubahan warna atau pembengkakan mengindikasikan sianosis. Jika memperhatikan seksama bahwa kaki tampak berwarna biru, ungu, atau abu-abu, itu bisa menjadi tanda sianosis.

Sianosis adalah suatu kondisi jantung dan paru-paru yang terjadi ketika tingkat saturasi oksigen darah turun di bawah 85 persen.

Kendati ada berbagai kondisi mendasar yang dapat menyebabkan sianosis, beberapa penyebab paling umum terkait dengan paru-paru.

Baca Juga: Idham Holik Sebut Hoax Penghitungan Hasil Pemilu RI 2024 di Luar Negeri, Pelaksanaan Pencoblosan Sejak 5 Februari 2024

Ini termasuk penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), hipertensi pulmonal, asma, dan pneumonia.

Dan petunjuk lain yaitu ketika terjadi pembengkakan kaki, bisa tunjukan edema paru. Edema paru adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang ditandai dengan adanya kelebihan cairan di kantung udara paru-paru.

Karena cairan menggenang di mana udara seharusnya berada, pasien dengan edema paru semakin sulit bernapas.

Baca Juga: Pacar Tamara Tyasmara Dicurigai Atas Kematian Putranya Berusia 6 Tahun, Ini Kronoginya

Edema paru akut terjadi secara tiba-tiba, sering disertai dengan sesak napas, kecemasan, mengi, batuk terus-menerus, detak jantung yang cepat, atau pusing.

Sebagai kondisi kronis, edema paru dapat mencakup gejala-gejala ini dan juga termasuk penambahan berat badan, kelelahan, dan pembengkakan di kaki.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X