Menurut Pakar Gizi, Tempe Mampu Mencegah Stunting

photo author
Eko Aripyanto, View Jabar
- Rabu, 1 Maret 2023 | 07:00 WIB
Ternyata konsumsi tempe mampu cegah stunting. Foto/Instagram/rumah-tempe/
Ternyata konsumsi tempe mampu cegah stunting. Foto/Instagram/rumah-tempe/

VIEWJABAR - Kandungan protein, zat besi, dan kalsium yang terkandung dalam tempe lebih tinggi dibanding daging sapi, sehingga sangat baik dikonsumsi ibu hamil dan anak balita untuk mencegah stunting, menurut dokter dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM).

Pakar gizi klinik Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK mengatakan tempe bisa menjadi alternatif kudapan sehat bahkan bisa mencegah stunting.

"Tempe bisa digunakan sebagai lauk saat makan makanan utama dan juga sebagai kudapan untuk memenuhi kebutuhan protein harian, yang kebutuhannya mencapai sekitar 60 gram per hari," kata Fiastuti dalam keterangan pers bersama Taro, Selasa 28 Februari 2023. 

Baca Juga: Jarang Banyak yang Tahu, Ternyata Kulit Pepaya Memiliki Banyak Manfaat untuk Wajah, Simak Apa Saja?

Fiastuti menjelaskan bahwa dalam 100 gram tempe setidaknya mengandung 20,8 gram protein, 8,8 gram lemak, 1,4 gram serat, dan 201 kalori. Sebagai perbandingan, dalam 100 gram daging sapi biasanya hanya mengandung 17,5 gram protein.

Selain itu, kandungan lemak jenuh dan garam pada tempe lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi, kata Fiastuti. Itulah sebabnya tempe disebut makanan super atau superfood asli Indonesia.

Dimana makanan ini di beberapa Negara memiliki harga jual yang sangat mahal, tentunya karena pengolahan dalam pembuatan tempe yang sudah di anggap lebih maju oleh sebagaian Negara.

Baca Juga: Kenali Sejak Dini Tanda-tanda Jantung Tidak Sehat, Simak Apa Saja?

Bahkan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu juga menginformasikan jika tempe juga baik untuk pembentukan tubuh dan kesehatan pencernaan anak-anak hingga orang tua.

Sementara itu, pakar tempe yakni Dr. Dra. Suliantari, MS menjelaskan bahwa membuat tempe merupakan satu hal yang mudah, namun, yang higienis dan memenuhi standar merupakan hal yang sulit.

"Terutama menyangkut kebiasaan membuat tempe di Indonesia sendiri. Sejumlah produsen tempe di Indonesia telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar mutu tempe internasional (codex). Codex tersebut lebih banyak mengadopsi ke SNI," kata Suliantari.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eko Aripyanto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X