Sepekan Tanpa Medsos Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental

photo author
Eko Aripyanto, View Jabar
- Rabu, 1 Maret 2023 | 09:00 WIB
Sepekan tanpa Medsos bisa meningkatkan kesehatan mental. Foto/freepak/@freepak/
Sepekan tanpa Medsos bisa meningkatkan kesehatan mental. Foto/freepak/@freepak/

VIEWJABAR - Penggunaa gedget tentu membuat hidup lebih mudah, akan tetapi masih ada kekurangan dimana sebuah gadget dapat membuat deptesi atau menyebabkan kecemasan

Dimana sebuah studi baru yang diterbitkan di Mary Ann Liebert menunjukkan bahwa jeda selama satu minggu dari aktivitas menggulir halaman media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis serta mengurangi depresi dan kecemasan.

Penelitian tersebut dilakukan oleh Dr. Jeff Lambert bersama timnya dari Universitas Bath. Penelitian ini secara acak membagi dua kelompok pada 154 pengguna media sosial harian antara usia 18 sampai 72 tahun.

Baca Juga: Omek, Tukang Ojeg yang Tewas Gantung Diri Di Pohon Jambu

Kelompok pertama diminta untuk menahan diri menggunakan media sosial selama satu minggu, sementara kelompok kedua diizinkan untuk melanjutkan bermedia sosial seperti biasa.

Direktur Program DSW di Tulane University School of Social Work Dr. Tonya Cross Hansel mengatakan hasil penelitian tersebut menjadi sangat penting mengingat pandemi.

Kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan telah menurun selama beberapa tahun terakhir. Hal tersebut ditambah dengan kondisi medis sebelumnya, pengalaman kesedihan dan kehilangan, serta kondisi tenaga kesehatan yang sangat rentan,” kata Hansel, dikutip dari Healthline pada Senin.

Baca Juga: Kapolres Tasikmalaya, Antar Bansos Ke Rumah-Rumah Warga di Desa Parentas

Hansel berpendapat bahwa media sosial memang memainkan peran positif saat pandemi karena menyediakan cara bagi orang-orang untuk tetap terhubung, namun di sisi lain media sosial juga telah memperburuk kondisi negatif yang sudah ada sebelumnya.

Bahkan Hansel mengatakan jika pengguna merasa bahwa media sosial tidak bermanfaat atau pengguna merasa suasana hati memburuk setelah menggunakan media sosial, hal tersebut bisa menjadi indikator perlunya istirahat sejenak.

“Demikian pula jika media sosial tidak membuat Anda merasakan kedamaian, harapan, atau kegembiraan, inilah saatnya untuk bertukar pikiran jika ada cara lain yang lebih baik untuk menginvestasikan waktu Anda,” katanya.

Baca Juga: Kiray Kampung Talun Saat Ini Sudah Di Kirim Hingga Ke Jogya

Untuk membuat strategi jangka panjang dalam mengatasi perasaan negatif yang timbul dari bermedia sosial, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menetapkan durasi penggunaan media sosial yang tepat bagi diri sendiri, kata Hansel.

Hansel menyarankan agar pengguna memeriksa kembali manfaat media sosial bagi dirinya sendiri. Jika media sosial menjadi cara pengguna untuk mendapatkan berita, maka hendaknya cari cara atau sumber lain untuk menggapai berita.

Jika media sosial menjadi cara pengguna tetap terhubung dengan orang lain, Hansel menyarankan untuk menelepon teman dan keluarga. Jika media sosial menjadi alasan perawatan diri, maka cari alternatif lain seperti melakukan olahraga atau hobi baru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eko Aripyanto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X