VIEWJABAR - Apakah Rusia merayakan Natal?
Pertanyaan apakah Rusia merayakan Natal, muncul karena negara ini dikenal sebagai basis komunis atheis.
Tentu saja Rusia juga merayakan Natal, bahkan Rusia juga merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Sebagian besar penduduk Rusia adalah pemeluk Kristen Ortodoks.
Baca Juga: Di Balik Bunyi 'Tok Tok Torolok' Permainan Latto Latto, Ini Sederet Manfaatnya bagi Anak
Menurut hasil survei Levada Center tahun 2020, mayoritas penduduk Rusia beragama Kristen Ortodoks (68%), kemudian 7% beragama Islam dan sekitar 3% beragama lain-lain seperti Kristen Katolik, Kristen Protestan, Buddha, Hindu, dan Yahudi termasuk atheis.
Pemimpin Rusia Vladimir Putin pun dibesarkan dalam keluarga Kristen Ortodoks.
Ibunya merupakan penganut Kristen yang taat dan selalu mengenakan kalung salib sepanjang hayatnya.
Baca Juga: Rumah Jaksa KPK Disatroni Maling
Natal di Rusia beda
Namun perayaan Natal di Rusia beda dengan di negara lainnya.
Jika umat Kristiani di negara lain merayakan Natal pada 25 Desember, maka perayaan Natal di Rusia digelar pada 7 Januari.
Dikutip dari id.rbth.com, Kristens Ortodoks menganut kalender Julian, bukan kalender Gregorian yang digunakan sekarang.
Kalender Julian dan Kalender Gregorian memiliki perbedaan perhitungan di mana Julian tertinggal lebih lambat 13 hari.
Artikel Terkait
7 Karakter Wanita Rusia, Siapkah Pria Jawa Barat Menjalin Asmara?
Transportasi Massal Bus Listrik Mulai Beroperasi di Bandung, Berikut Ini Rute yang Dilalui dan Tarifnya
Penting bagi yang Hobi Bikin Kue, Berikut 4 Jenis Oven Lengkap dengan Harga Terbaru Desember 2022
Daftar Ruas Jalan Tol yang Tak Boleh Dilintasi Kendaraan Barang Saat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023
Rumah Jaksa KPK Disatroni Maling
Di Balik Bunyi 'Tok Tok Torolok' Permainan Latto Latto, Ini Sederet Manfaatnya bagi Anak