VIEWJABAR - Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University menggelar pelatihan inkubasi bisnis startup melalui program PRIMEStep tahun 2023 di Savero Style Hotel Bogor beberapa waktu lalu.
Giat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan startup terhadap sistem mutu dan keamanan pangan serta cara menghitung valuasi bisnis.
Wakil Kepala Bidang Inkubasi Bisnis dan Kemitraan Industri LKST IPB University, Dr Rokhani mengatakan ada 14 tenant yang terpilih pada program inkubasi bisnis startup ini. Menurutnya, program ini hadir dalam rangka membantu kinerja bisnis startup.
Baca Juga: Mahasiswa IPB University Sosialisasikan Pencatatan Recording Komoditas Kambing di Pesantren Al Islam Kalimantan Selatan
“Selain itu, intensif dari pemerintah yang telah diberikan bisa meningkatkan kinerja perusahaan dan tujuan utama bisa menarik investor dari luar,” ungkap Dr Rohani.
Sementara itu, Kepala LKST IPB University, Prof Erika Budiarti Laconi mengatakan, bahwa startup yang memprioritaskan regulasi dan kualitas dapat membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan jangka panjang.
"Kita harus bisa meningkatkan regulasi dan kualitas bisnis agar bisa dicari oleh investor," katanya.
Baca Juga: Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University Mengelar Pengadaan Buku Bacaan, Tingkatkan Minat Baca Masyarakat Desa Rejoyoso Malang Jawa Timur
Menurutnya startup yang dibina IPB University harus naik kelas. Dengan merencanakan secara bijak dan beradaptasi dengan dinamika pasar, startup dapat meningkatkan posisinya dalam mencapai kesuksesan yang berkelanjutan.
Kemudian terpisah, Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Dr Nia Rosiana mengatakan, valuasi bisnis berfokus pada penentuan nilai harga suatu bisnis.
Proses ini melibatkan penilaian aset, pendapatan, keuntungan, prospek pertumbuhan dan faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan.
Baca Juga: Wujudkan Gencata Senjata di Palestina, Indonesia Minta Amerika Serikat Berbuat Lebih Banyak
“Pendekatan yang umum digunakan dalam valuasi bisnis melibatkan analisis keuangan, evaluasi risiko dan penilaian terhadap kondisi pasar,” terangnya.
Selanjutnya, Direktur Gosystem Consulting, Tetuko Dito Widarso mengungkapkan bahwa sistem mutu dan kualitas saling terkait. Hal ini karena sistem mutu menciptakan kerangka kerja yang memungkinkan pengendalian dan peningkatan kualitas.
Sistem mutu menurut Tetuko, dapat membantu memastikan proses produksi dan penyediaan layanan dilaksanakan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Baca Juga: Kebakaran Menghanguskan Pabrik PT Kasta Timbul, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan juta !
“Dengan menerapkan sistem mutu yang efektif, perusahaan dapat konsisten menghasilkan produk atau layanan yang melebihi harapan kualitas dan memberikan kepercayaan kepada pelanggan,”tandasnya.***
Artikel Terkait
Kripik Singkong Maharani Sentra Produksi UMKM, Iwan Setiawan : Cemilan Ringan Teman Nonton Piala Dunia U-17 dari Tajurhalang Kabupaten Bogor
Kembali Berlatih Pasca Libur Panjang, Bojan: Fisik Pemain Secara Umum Bugar
Tim SAR Gabungan Melakukan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Cileungsi Bogor, Hingga Sore Kemarin Korban Belum Ditemukan !
Maraknya Boikot Produk yang Mendukung Israel, Coca-Cola Buka Suara
Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Korban Tenggelam di Sungai Cileungsi Bogor, Pada Radius 1,5 Kilometer dari Lokasi Kejadian
Ribuan Buruh di Cianjur Gelar Aksi Demo, Menuntut Kenaikan Upah 2024, Jl Raya Cianjur - Bandung Macet Parah !