Makanan Pencegahan Stunting Tidak Sesuai Standar Harga yang Dianggarkan, Komisi D DPRD Kota Depok Panggil Pihak Terkait, Begini Reaksi Netizen !

photo author
Asof, View Jabar
- Kamis, 16 November 2023 | 06:45 WIB
Inilah penampakan makanan program pencegahan stunting di kota Depok, tidak sesuai dengan standar harga yang dianggarkan  (Isntagram @infodepok_id )
Inilah penampakan makanan program pencegahan stunting di kota Depok, tidak sesuai dengan standar harga yang dianggarkan (Isntagram @infodepok_id )

VIEWJABAR - Pemerintah kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kesehatan meluncurkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil dan pencegahan stunting di kota Depok.

Dinas Kesehatan kota Depok dalam pengelolaan program PMT pencegahan stunting bekerja sama dengan vendor penyedia catering dan penyalurannya kepada masyarakat melalui Puskesmas dan Posyandu.

Saat ini program PMT pencegahan stunting selama 28 hari di kota Depok tengah menjadi sorotan banyak pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Depok.

Baca Juga: Babak Kulaifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Irak vs Indonersia di RCTI, Inilah Jadwal Acara TV Swasta Nasional Hari Ini Kamis 16 November 2023

Pasalnya menu yang diberikan, dianggap tidak sesuai dengan standar gizi yang dianjurkan, dan memunculkan keluhan masif dari warga Depok.

Anggaran Program PMT

Anggaran program PMT dibiayai dari anggaran dana insentif fiskal pemerintah pusat, bukan dibiayai dari anggaran APBD kota Depok.

Pengakuan pihak vendor   

Beredar informasi pengakuan pihak vendor catering yang sangat mengejutkan banyak pihak, bahwa pihaknya hanya menerima anggaran Rp 9 ribu per menu dari yang dianggarkan Rp 18 ribu per menu. Dan diduga ada pemotongan anggaran.

Baca Juga: BULOG Impor Jagung Untuk Stabilkan Harga Ditingkat Peternak dan Ketersediaan Pasokan serta Distribusi Secara Nasional

Oleh karenanya, vendor catering tersebut menyajikan menu disesuaikan dengan budget anggaran yang diterimanya hanya Rp 9 ribu per menu.

Anggota DPRD Depok Gusar

Peristiwa itu membuat gusar Komisi D DPRD kota Depok, pihaknya akan memanggil Dinas Kesehatan, Puskesmas, Posyandu hingga vendor catering.

Anggota Komisi D DPRD kota Depok, Ikravany Hilman mengatakan, bahwa pihaknya akan memanggil Instansi terkait hingga vendor penyedia catering, untuk diminta keterangannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Asof

Sumber: Instagram @depok24jam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X