BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Akan Alamai Hujan Lebat Pada Dua Hari Kedepan

photo author
Eko Aripyanto, View Jabar
- Rabu, 1 Maret 2023 | 08:00 WIB
Seorang Ibu dan Anak yang berjalan dengan keadaan cuaca yang sedang hujan. Foto/freepak/rawpixel.com
Seorang Ibu dan Anak yang berjalan dengan keadaan cuaca yang sedang hujan. Foto/freepak/rawpixel.com

VIEWJABAR - Menurut peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, Selasa 28 Februari 2023. Dimana sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat pada 1-2 Maret 2023. 

Dikutip dari situs BMKG di Jakarta, Selasa, menyebutkan di wilayah Sumatera secara umum mengalami hujan ringan, namun Bangka-Belitung, Sumatera Utara berpotensi hujan sedang.

Sementara di wilayah Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Aceh berpotensi hujan lebat.

Baca Juga: Kiray Kampung Talun Saat Ini Sudah Di Kirim Hingga Ke Jogya

Di wilayah Kalimantan, BMKG memprakirakan secara umum cerah berawan, namun Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat berpotensi hujan lebat.

Kemudian, di Sulawesi secara umum cerah berawan, namun Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah berpotensi hujan lebat. Di wilayah Maluku dan Papua berpotensi hujan ringan hingga lebat.

Untuk wilayah Jawa, disampaikan BMKG, secara umum mengalami hujan ringan, namun Banten berpotensi hujan sedang. 

Baca Juga: Akibat Di Teror Monyet, Pemasukan PBB Desa Tanjungsari Menurun Drastis

Sementara Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat berpotensi hujan lebat, dan di wilayah Bali, NTB, serta NTT berpotensi mengalami hujan ringan hingga lebat.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengajak masyarakat untuk melakukan panen air hujan sebagai langkah mitigasi musim kemarau, mengingat musim kemarau di tahun 2023 diprediksi akan lebih kering jika dibandingkan dengan periode tiga tahun terakhir.

"Mumpung saat ini hujan masih turun, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan aksi panen hujan dengan cara menampung menggunakan tandon air atau bak penampung," kata Dwikorita.

Baca Juga: Inilah 4 Langkah untuk Merawat dan Mencegah Kulit Kering, Simak Apa Saja?

Pada saat kemarau nanti, kata dia, air hujan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari guna mengantisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau.

"Utamanya daerah-daerah yang rawan kekeringan, seperti Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB)," paparnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eko Aripyanto

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X