Politisi kelahian Raha, 7 November 1962 itu sempat menjadi Ketua DPW PPP Sumatera Utara 1995 s.d 2004. Kemudian menjadi Ketua DPP PPP pada 2003 hingga 2007.
Ketika PPP terpecah tahun 2014, Habil Marati memilih kubu Djan Faridz daripada Romahurmuziy. Habil ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan Faridz.
Namun ternyata ia berseberangan dengan Djan Faridz pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Saat itu Djan Faridz mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat, akan tetapi Habil Marati mendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylvia Murni.***
Artikel Terkait
Banjar Loncat Naik Peringkat, Berikut Klasemen Sementara Porprov Jabar 2022 Rabu 16 November
Susunan Lengkap Direktur dan Komisari PT LIB, Usai Ferry Paulus Jadi Dirut
Anies Baswedan Bertemu Gibran Rakabuming di Solo, Netizen, Adem yang Kepanasan Jenggot Buzzerr
Anies dan Putra Sulung Presiden Jokowi, Gibran, Tampak Lengket di Acara Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi
Mengenal Sosok Roofi Ardian, Presiden RANS Nusantara FC Milik Raffi Ahmad yang Kini Jadi Komisaris PT LIB
Kakek Anies Baswedan, AR Baswedan, Seorang Pahlawan Nasional, Ditetapkan Presiden Jokowi Tahun 2018