BNPB, Gempa Cianjur Bencana Daerah Bukan Bencana Nasional, Bupati Pegang Kedali Penuh

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Minggu, 27 November 2022 | 21:04 WIB
Kepala BNPB, Letjen TNI Sunaryanto saat memberikan ketei pers terkait gempa Cianjur. BNPB menyatakan gempa Cianjur bencana lokal bukan bencana Nasional. Foto / Instagram / teguhrahayu_stageofbdg/.
Kepala BNPB, Letjen TNI Sunaryanto saat memberikan ketei pers terkait gempa Cianjur. BNPB menyatakan gempa Cianjur bencana lokal bukan bencana Nasional. Foto / Instagram / teguhrahayu_stageofbdg/.

Bupati Cianjur Herman Suherman kata kepala BNPB, bisa menunjuk komandan Kodim dibantu Kapolres sebagai pengendali di lapangan dalam kegiatan sehari hari.

Langkah tersebut kata Sunaryanto akan dijalankan dalam penanganan bencana gempa Cianjur, sehingga secara perlahan bisa memegang komando.

Baca Juga: Piala Dunia 2022 Qatar, Prabowo Subianto Tidak Mau Nonton Pertandingan Bola, Ternyata Ini Alasannya

BNPB dalam bencana gempa Cianjur ini telah mencatat 321orang meninggal dunia akibat gempa bumi Cianjur.

Jumlah tersebut terus mengalami penambahan sejak terjadinya bencana gempa bumi Cianjur pada Senin 21 November 2022 lalu.

BNPB juga mencatat sebanyak 11 orang masih dalam proses pencarian atau hilang. Sedangkan jumlah yang masih dirawat akibat luka berat sebanyak 108 orang.

Baca Juga: Korban Meninggal Dunia Gempa Cianjur Terus Bertambah, Terbaru 321 Orang, Masih Dirawat 108 Orang

Untuk jumlah pengungsian BNPB mencatat ada 325 titik tersebar di wilayah Kabupaten Cianjur dengan jumlah warga yang mengungsi sebanyak 73.874 orang.

Dari data tersebut sebanyak 33.713 laki-laki, 40.161 perempuan. Jumlah pengungsi penyandang disabilitas sebanyak 92 orang ibu hami sebanyak 1.207 orang dan lansia sebanyak 4.240 orang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X