Itu terjadi sejak Cianjur diguncang gempa utama dengan magnitudo 5 6 pada Senin 21 November 2022 hingga Minggu 27 November 2022 pukul 17.00 WIB.
Kata Sigit, kondisi gempa susulan sampai saat ini terus menurun. Dan si hari pertama gempa susulan berkontribusi sangat besar dengan statistik 34 persen terjadi gempa susulan.
BMKG kata Sigit melakukan pengamatan kegempaan pada Minggu 27 November 2022 sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan tercatat 15 kali gempa susulan.
Dari 15 kali gempa susulan tersebut kata Sigit, hanya dua kali gempa yang dirasakan getarannya dan tren kegempaan terus menurun.
Sementara itu gempa bumi Cianjur yang terjadi pada Senin 21 November 2022 lalu telah mengakibatkan puluhan ribu rumah rusak termasuk bangunan sekolah.
Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi Cianjur yang dilaporkan BNPB hingga Minggu tercatat 321 orang dan 11 orang dalam pencarian.***
Artikel Terkait
Terus Bertambah, Korban Meninggal Gempa Cianjur Jadi 318 Orang, 73.693 Warga Mengungsi
Viral Label Identitas di Tenda Pengungsian Dicopot Oknum Warga, Begini Reaksi Gubernur Kabar, Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil Beri Alasan Kenapa Bantuan Dilempar Dari Helikopter, Sehari 10 Kali Terbang
Tim SAR Temukan 3 Jenazah Korban Gempa Cianjur, Korban Belum Ditemukan Tinggal 11 Orang
Korban Meninggal Dunia Gempa Cianjur Terus Bertambah, Terbaru 321 Orang, Masih Dirawat 108 Orang
BNPB, Gempa Cianjur Bencana Daerah Bukan Bencana Nasional, Bupati Pegang Kedali Penuh