VIEWJABAR.COM-- Kegiatan bakti sosial (baksos) berupa Khitanan masal, Donor darah dan Pemeriksaan kesehatan gratis, digelar di Rumah Makan Alam Ciloa, Desa Gudang Kecamatan Tanjungsari Sumedang pada Sabtu 10 Agustus 2024.
Sebanyak 14 anak peserta khitanan, ratusan peserta donor darah dan juga pemeriksaan kesehatan gratis serta 12 Gerai UMKM memenuhi area yang ada di lokasi kegiatan.
Hadir dalam kegiatan itu, Perwakilan dari Dinas Kesehatan Sumedang, Ketua IDI Kabupaten Bandung, PMI Kabupaten Sumedang, Forkopimcam Tanjungsari, Kepala Puskesmas Tanjungsari, Pemerintahan Desa Gudang dan unsur terkait lainnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Tanjungsari, Deni Nurdani Supandi yang didampingi Ketua penyelenggara kegiatan, Agis Gamalutfianda dengan menabuh kendang.
Baca Juga: Panwaslu Tanjungsari Sumedang Ajak KPM Awasi Pilkada 2024 Dalam Forum Warga Pengawasan Partisipatif
Sajian hiburan berupa Helaran Rajawali ditampilkan untuk menghibur para peserta khitanan dan juga hadirin di acara bakti sosial itu.
Ketua Pelaksana yang juga perwakilan pemilik Rumah Makan Alam Ciloa, Agis Gamalutfianda mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pengusaha dan pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Tanjungsari Sumedang.
"Ini adalah kegiatan yang ketiga kalinya, setiap tahun kita selenggarakan dalam rangka memberikan CSR dengan cara kegiatan bakti sosial," ungkapnya.
Agis juga menyebut, jika pada tahun ini baru bisa mengadakan khitanan masal dan pelayanan KB sedangkan pada tahun sebelumnya hanya kegiatan donor darah, pemberian santunan dan juga donor darah.
"Ini bentuk tanggung jawab kami dari perusahaan, dimana tidak hanya sisi bisnis saja melainkan bertanggung jawab terhadap sosial," katanya.
Agis berharap, Rumah Makan Alam Ciloa juga bisa berbuat lebih lagi bukan hanya untuk Desa Gudang Tanjungsari dan Kabupaten Sumedang melainkan lebih dirasakan pula oleh seluruh Jawa Barat.
"Alhamdulillah, tahun ini kita juga mendapatkan dukungan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bandung untuk menyelenggarakan khitanan masal, sehingga lebih terjamin dari sisi kesehatan pesertanya," ungkapnya.
Dikatakan Agis, peserta setiap tahunnya meningkat, apalagi saat ini dengan bertambahnya kegiatan yakni khitanan masal dan juga gerai UMKM yang juga turut andil dalam acara bakti sosial ini.
Artikel Terkait
Pj Bupati Bogor Tuntakan Parung Panjang, Asmawa : Percepat Kantong Parkir, Tegakan Aturan, Kewajiban Perusahaan (CSR), Percepat Jalur Khusus Tambang
Panwaslu Tanjungsari Sumedang Ajak KPM Awasi Pilkada 2024 Dalam Forum Warga Pengawasan Partisipatif