Viral, Tarkam Voli di Jatinunggal Sumedang Ricuh, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan, Ini Penyebabnya

photo author
Iwan Setiawan, View Jabar
- Sabtu, 10 Agustus 2024 | 09:11 WIB
Tangkapan layar, saat polisi melepaskan tembakan untuk meredakan situasi kericuhan dalam turnamen (Tarkam) voli di Kecamatan Jatinunggal Sumedang pada Jumat 9 Agustus 2024 (Iwan Setiawan/ ViewJabar.com)
Tangkapan layar, saat polisi melepaskan tembakan untuk meredakan situasi kericuhan dalam turnamen (Tarkam) voli di Kecamatan Jatinunggal Sumedang pada Jumat 9 Agustus 2024 (Iwan Setiawan/ ViewJabar.com)

VIEWJABAR.COM - Pertandingan Antar Kampung (Tarkam) voli di Jatinunggal Sumedang, menjadi mencekam setelah ditengah pertandingan terjadi aksi tak terpuji oknum official. 

Informasi itu, tersebar lewat video berdurasi 1 menit di media sosial, dan sontak mendapat reaksi dari masyarakat.

Peristiwa keributan itu terjadi pada Final turnamen voli U-17 dalam rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Kemerdekaan ke 79 di Kecamatan Jatinunggal Sumedang pada Jumat pagi 9 Agustus 2024.

Dalam video itu, terlihat keributan dipicu oleh adanya seseorang yang menghampiri wasit dan coba dilerai. Lalu seseorang entah berkata apa dan menyulut awal kericuhan.

Baca Juga: Kontraktor Tower 17 PLN Klarifikasi Masalah Kompensasi dan Ganti Rugi Proyek untuk Pengrajin Gelasan

Situasi terasa mencekam, tatkala seseorang yang diduga anggota Kepolisian berpakaian preman melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Sumedang, Iptu Awang Munggardijaya. Ia menyebut bahwa Polisi terpaksa melakukan tembakan ke udara untuk meredakan situasi.

"Iya benar, itu terjadi di Jatinunggal tadi pagi. Pemicunya hanya salah paham. Kami melakukan tembakan peringatan ke atas hingga dua kali untuk meredakan situasi," ujar Awang.

Dikatakan Iptu Awang, peristiwa itu terjadi karena ada kesalahpahaman yang berujung sebagian suporter adu jotos dan langsung diamankan petugas keamanan.

Baca Juga: Tiga Penjabat Kepala Desa untuk Desa Persiapan Hasil Pemekaran Dilantik Pj Bupati Sumedang

Pasca-kejadian, tambah Iptu Awang, para pihak terkait dan warga yang saling pukul, hingga pihak panitia telah dimintai keterangan.

"Setelah kami mediasi, kedua bilah pihak yang jadi pemicu kericuhan, sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan," tuturnya.

Iptu Awang juga menyampaikan, jika dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, dan warga yang terluka telah mendapatkan perawatan medis.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X