VIEWJABAR.COM - Dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telah siap beroperasi tahun ini.
Hal itu disampaikan oleh General Manager Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) 2, Achmad Ismail.
Ia menuturkan, pembangkit listrik di Jatigede Sumedang tersebut sebenarnya telah siap beroperasi, namun masih menunggu proses penyerahan ke operator PLN Indonesia Power (PLN IP).
"Kita rencanakan minimal satu unit tahun ini, tapi Alhamdulilah, justru bisa mengejar langsung dua unit sudah siap beroperasi. Saat ini hanya tinggal tunggu serah terima ke operator saja," ujar Ismail di PLTA Jatigede, Sumedang, pada Rabu, 4 September 2024.
Baca Juga: Kontraktor Tower 17 PLN Klarifikasi Masalah Kompensasi dan Ganti Rugi Proyek untuk Pengrajin Gelasan
Dalam kesempatan yang sama, Manajer Unit Pelaksana Proyek JBT 2, Husni Wardhana menambahkan, PLTA Jatigede merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang mendukung energi baru terbarukan (EBT), terutama yang bersumber daya air.
Menurut Husni, PLTA ini memanfaatkan air Waduk Jatigede yang dibangun oleh Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Jadi kita memanfaatkan sumber daya air yang ada di Jatigede ini, terutama dengan adanya waduk Jatigede yang diadakan oleh PU dan sebagian airnya kita alirkan untuk bisa mendeliver atau membangkitkan daya listrik sebesar 2x55 MW," ungkap Husni.
Dijelaskan Husni, kapasitas 2x55 MW ini akan disalurkan ke sistem kelistrikan Jawa-Bali. Sistem itu sudah terkoneksi, sehingga memungkinkan untuk melayani pelanggan di wilayah Jawa dan Bali.
"Kalau yang terdekat, kita adalah motong dari Rancaekek- Sunyaragi. Jadi memotong di tengah-tengah masuk ke PLTA ini, jadi nantinya di situ sudah terdistribusikan ke sistem Jawa-Bali," paparnya.
Adapun, lanjut Husni, Proyek PLTA Jatigede sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan penting. Dan untuk dapat beroperasi secara komersial, masih terdapat beberapa tahapan pengujian, di antaranya uji pembebanan, reliability run hingga memperoleh sertifikat laik operasi (SLO).
PT PLN (Persero) juga mengharapkan proyek PLTA Jatigede dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan energi listrik yang ramah lingkungan.
"Dengan pencapaian tahap sinkronisasi pertama itu, proyek semakin mendekati tahap operasional penuh, yang diharapkan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Promosikan Bendungan Jatigede, Erwan Setiawan Gelar Mancing Bareng (Mabar) 2 Hari
Kontraktor Tower 17 PLN Klarifikasi Masalah Kompensasi dan Ganti Rugi Proyek untuk Pengrajin Gelasan