Ini Harapan Tokoh Masyarakat Terkait Banyaknya Ujaran Kebencian Jelang Pilkada 2024

photo author
Aam Permana S, View Jabar
- Senin, 21 Oktober 2024 | 20:15 WIB
Abah Yusuf berharap semua pihak melawan ujaran kebencian (Ist)
Abah Yusuf berharap semua pihak melawan ujaran kebencian (Ist)

VIEWJABAR.COM -Yusuf (68), nama lengkapnya Abah Yusuf, seorang tokoh masyarakat, menegaskan pentingnya menjaga ketenteraman daerah menjelang Pilkada Serentak 2024.

Untuk itu, ia mengajak semua elemen untuk bekerja sama menciptakan suasana yang damai dan kondusif.

Pernyataan ini disampaikan di kediamannya di Gegerkalong, Kota Bandung, pada Senin 21 Oktober 2024.

Ia menyoroti bahwa menjelang Pilkada, ada berbagai potensi yang perlu diwaspadai, termasuk tantangan dan gangguan yang dapat memengaruhi keamanan.

Baca Juga: Gelar Syukuran, Danu Heruwinata Pentaskan Wayang Golek Putra Giri Harja 3 Untuk Berbagi Kebahagiaan Masyarakat

"Kita harus mengatasi isu-isu sosial yang bisa berdampak buruk pada kualitas demokrasi. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat harus ditingkatkan. Kita tidak boleh membiarkan tindakan yang merusak demokrasi seperti ujaran kebencian, hoaks, politik uang, atau kekerasan," jelas Abah Yusuf.

Menjelang dimulainya kampanye, ia mencatat adanya pihak-pihak yang berupaya menyerang salah satu calon dengan menyebarkan isu kebencian di media sosial, seolah-olah jika calon tersebut terpilih, Jawa Barat akan mengalami kemunduran.

"Jawa Barat kaya akan seni dan budaya. Pilihlah pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan menghargai seni budaya, sambil tetap mengedepankan nilai-nilai agama," ujar pegiat seni tradisional Jawa Barat tersebut.

Baca Juga: Atasi Banjir di Bandung Timur, Pemkot Dorong Konservasi Lingkungan

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mengidentifikasi isu-isu utama yang ada.

"Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai masalah. Hal ini akan menjadi pondasi dalam menciptakan keharmonisan selama Pilkada 2024 di Jawa Barat," ujarnya, mengakhiri pembicaraan. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aam Permana S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X