Anak Muda Garut Jadi Penggerak! DLH Gaungkan Gerakan 'Sampah Hari Ini Selesai Hari Ini'

photo author
Nadi Mulyadi, View Jabar
- Senin, 3 November 2025 | 20:13 WIB
Lokakarya "Bersama Anak & Kaum Muda: Menanggulangi Sampah menuju Garut Bersih dan Berkelanjutan," yang dilaksanakan di Ballroom Fave Hotel Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (3/11/2025). (Diskominfo Garut)
Lokakarya "Bersama Anak & Kaum Muda: Menanggulangi Sampah menuju Garut Bersih dan Berkelanjutan," yang dilaksanakan di Ballroom Fave Hotel Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (3/11/2025). (Diskominfo Garut)

VIEWJABAR.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut terus berupaya menekan persoalan sampah dengan menggandeng anak muda.

Dalam lokakarya bertajuk “Bersama Anak & Kaum Muda: Menanggulangi Sampah Menuju Garut Bersih dan Berkelanjutan”, Kepala DLH Garut Jujun Juansyah Nurhakim menegaskan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat agar menyelesaikan sampah sejak dari rumah.

Kegiatan yang digelar di Ballroom Fave Hotel Garut, Senin (3/11/2025), ini diselenggarakan oleh Nexus3 Foundation dan melibatkan pesantren, sekolah, serta komunitas lingkungan.

Baca Juga: Pemkab Garut Lepas ASN Pensiun, Wabup Putri Karlina Sampaikan Apresiasi dan Pesan Haru

“Dari kegiatan ini, kami ingin muncul ide-ide konkret untuk mewujudkan Garut bebas sampah. Ke depan, sosialisasi akan kami perluas ke sekolah-sekolah agar setiap lokasi mampu menerapkan konsep zero waste,” jelas Jujun.

Ia mengingatkan masyarakat untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. DLH mendorong warga mengolah sampah organik menjadi kompos, memilah sampah non-organik, dan menyerahkan residu ke TPS3R di tiap desa.

“Prinsipnya, sampah hari ini selesai hari ini, dan di tempatnya,” tegasnya.

Baca Juga: Yeo Jin Goo Siap Jalani Wamil sebagai KATUSA, Janji Kembali Lebih Dewasa dan Kuat!

Dari pihak penyelenggara, Yune Eribowo, Program Manager Nexus3 Foundation, menuturkan bahwa anak-anak memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan ramah lingkungan sejak dini.

“Kalau mereka sudah terbiasa memilah dan mengelola sampah dari kecil, maka nanti persoalan sampah akan lebih mudah diselesaikan,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Faiz Muhammad Syaiba Amin dari SMA Welas Asih, menyebut workshop ini menumbuhkan kesadaran baru di kalangan muda.

Baca Juga: 9.300 Warga Bogor Terima Kompensasi, Pemprov Jabar Tegaskan Tambang Harus Seimbang dengan Alam

Baca Juga: Kode Redeem FF November 2025 Masih Aktif! Dapatkan Bundle Langka & Emote Edo Tensei Sekarang!

“Lingkungan yang bersih tidak bisa dicapai sendirian. Harus melibatkan semua pihak—pemerintah, warga, dan keluarga,” katanya.

Faiz pun menutup dengan ajakan sederhana namun bermakna:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aam Permana S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X