Sebelum meninggal dunia, Acong dikabarkan muntah-muntah dan harus dilarikan ke klinik 24 jam Cogreg.
Pria usia 34 tahun itu sempat sehat dan bisa pulang dari klinik setelah mendapatkan perawatan intensif. Namun baru saja berada di rumah satu jam, sakitnya kembali kambuh hingga harus dibawa ke Puskesmas Cipaku dan dirujuk ke RS Juliana Tajur.
"Masuk RS Juliana jam 14.30 WIB dan meninggal sekitar jam 16.00 WIB pada hari Senin," tutur kerabatnya.
Baca Juga: Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin Lantik Pj Wali Kota Bogor, Pj Bupati Ciamis, dan Pj Bupati Sumedang
Pihak keluarga berharap pihak berwenang menangani kasus ini dengan baik untuk memastikan penyebab kematian Acong yang sebenarnya.
Pihak keluarga juga berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi.
"Kami kehilanngan oleh kepergian almarhum. Tapi kami merelakannya," kata kerabat korban. ***