News

Warga Terdampak Gempa Bumi Sumedang Pertanyakan Bantuan Rehabilitasi Rumah

Rabu, 5 Juni 2024 | 21:39 WIB
Apep Winarya (57) Ketua RT.1/3 Kelurahan Cipameungpeuk Kecamatan Sumedang Selatan Sumedang, yang juga korban gempa bumi Sumedang di akhir tahun 2023 lalu. (Iwan Setiawan )

VIEWJABAR.COM-Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sumedang yang terjadi di penghujung tahun 2023 atau sekira enam bulan berlalu, masih menyisakan duka bagi korban bencana.

Seperti yang diungkapkan oleh Apep Winarya (57), Ketua RT.1/3 Kelurahan Cipameungpeuk, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang, yang dijumpai disela-sela acara Grand Launching UMKM di halaman Kelurahan Cipameungpeuk Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang pada Rabu 5 Juni 2024.

Apep menceritakan jika bencana gempa bumi yang mengguncang Sumedang di akhir tahun itu, telah merusak beberapa rumah warganya dan rumah tempat tinggal miliknya.

"Seluruhnya warga saya ada sekira 57 rumah. Dan semuanya mengalami kerusakan, dari ringan hingga berat," ungkapnya.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Simak Himbauan PVMBG Bagi Masyarakat Sekitar

Apep juga menuturkan, jika sampai saat ini ia dan keluarganya masih numpang tinggal di rumah orang tuanya.

"Hingga saat ini saya dan keluarga terpaksa masih tinggal di rumah orang tua," katanya.

Begitu juga dengan warga yang lainnya, lanjut Apep, mereka yang rusak ringan masih bisa menempati rumahnya dan dengan swadaya sendiri diperbaiki.

"Bantuan untuk perbaikan rumah yang dijanjikan Pemkab Sumedang, sampai saat ini tak kunjung tiba," ujarnya.

Baca Juga: Terjangkit DBD, Berikut Tips Untuk Meringankan Gejala, Salah Satunya Dengan Konsumsi Vitamin

Setidaknya, dari bencana gempa bumi yang melanda Sumedang di penghujung tahun 2023 itu, warga yang berada di lingkungan RT.1/3 Kelurahan Cipamengpeuk Kecamatan Sumedang Selatan belum ada kejelasan bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak.

"Kalau bantuan sembako, waktu itu dibagikan di kelurahan, sudah dapat, yang belum untuk perbaikan rumahnya," tuturnya.

Apep menyebut, jika dirinya atas nama warga terdampak pernah menanyakan, namun hingga saat ini belum juga dapat bantuan.

Saat ditanya perihal jumlah kerugian materil dari bencana itu, Apep mengungkapkan bahwa kerugiannya mencapai Rp.100 juta lebih.

Halaman:

Tags

Terkini