Baca Juga: 8 Tempat Nongkrong Anak Muda di Bogor, Jawa Barat, Pas untuk Berakhir Pekan bersama Ayang, Apa Saja?
Wapres menyebut, bendungan ini akan menyediakan berbagai fungsi pemenuhan kebutuhan masyarakat mulai dari sumber irigasi pertanian, sumber air baku, pengendali banjir, dan pembangkit listrik. Selain itu. bendungan ini akan membantu meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas lahan pertanian di daerah ini.
"Dan tidak lupa juga bendungan ini juga berpotensi untuk dijadikan daerah wisata baru," ujar Kiai Ma'ruf.
Disampaikan Wapres, beberapa pesan, yakni pertama, pastikan pemanfaatan Bendungan Cipanas ini dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat di wilayah kabupaten Sumedang, Indramayu dan sekitarnya. Khususnya dalam dukungan produktivitas pertanian, industri, dan pemenuhan air bersih, serta mengurangi dampak banjir.
"Pembangunan bendungan, akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang tinggal di hilir bendungan, khususnya jalur irigasi yang berpengaruh langsung pada produktivitas pertanian," ungkapnya.
Baca Juga: Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono Menyebutkan Pembangunan Bendungan Upaya Untuk Ketahanan Pangan
Di sisi lain, lanjut KH. Ma'ruf Amin, masyarakat yang tinggal di hulu bendungan, mungkin tidak banyak menerima manfaat yang sama, sehingga pemerintah daerah harus memberi perhatian lebih dan inklusif untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah hulu bendungannya.
"Itu harus dipikirkan juga, Jangan hanya yang hilirnya saja," kata Kiai Ma'ruf.
Yang kedua, Ia berharap dilakukan pengelolaan dan pemeliharaan bendungan secara baik dan berkelanjutan untuk memperpanjang usia bendungan ini dan peralatan yang ada. Jadi perawatannya perlu terus dilakukan.
Menurut Kiai Ma'ruf, unit pengelolaan Bendungan Cipanas bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat sekitar harus berkolaborasi dan bersinergi dalam menjaga dan memelihara aset infrastruktur ini.
"Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan bendungan secara berkelanjutan, pemerintah agar menyediakan pendampingan untuk masyarakat, agar potensi kerusakan bendungan dan lingkungan sekitarnya dapat dihindari," imbuhnya.
Yang ketiga, Wapres berpesan agar terus jaga ketahanan air, sebagai prasyarat mewujudkan ketahanan pangan dan ketahanan energi di masa depan. Ketiga sektor ini memiliki hubungan yang erat.
"Untuk itu susun arah kebijakan terkait ketiga hal ini dengan komprehensif dan terintegrasi, melalui koordinasi dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan, terutama kementerian lembaga terkait, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian ESDM, Kementerian LHK," jelasnya.
Dikatakan Wapres, mendorong kesatuan pandangan dan pemahaman guna menyinergikan langkah dan upaya untuk menciptakan kebijakan yang dapat menjamin ketahanan air, pangan, dan energi demi mewujudkan kesejahteraan rakyat yang adil dan merata.