Reaksi dari dunia politik dan bisnis bermunculan. Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro dari Partai Demokrat mengecam penembakan tersebut.
"Kekerasan yang menarget pemimpin partai politik atau pemimpin politik mana pun sama sekali tidak dapat diterima," tuturnya.
Bahkan miliarder teknologi Elon Musk mengumumkan bahwa dirinya mendukung Trump menjadi presiden.
"Saya sepenuhnya mendukung Presiden Trump dan berharap dia segera pulih," tulis Musk di X.
Sementara itu, Presiden AS Joe Biden menyatakan terlalu dini untuk memastikan secara resmi bahwa penembakan saat Donald Trump merupakan upaya pembunuhan.
"Saya tidak tahu banyak. Saya punya pendapat, tetapi saya tidak punya fakta apa pun. Jadi, saya ingin memastikan kami mengantongi semua faktanya sebelum saya berkomentar," kata Biden.
Biden menyatakan hal itu saat konferensi pers pada Sabtu 13 Juli 2024 waktu setempat ketika ditanya apakah penembakan tersebut merupakan upaya pembunuhan terhadap Trump.
Biden mengaku dirinya berharap bisa berbicara dengan Trump segera.
Sementara reaksi netizen di media sosial sangat beragam menyikapi insiden penembakan terhadap Donal Trump tersebut.
Banyak netizen di medsos yang mengutuk keras terhadap aksi penembakan, namun tak sedikit pula netizen yang 'nyinyir dan menuding bahwa kejadian itu sekedar setingan untuk menarik simpati dan mendorong elektabilitas Trump menjelang Pilpres AS.
Namun terlepas komentar dari berbagai kalangan dan netizen di dunia maya itu, kasus penembakan terhadap Trump itu sedang diselidiki oleh aparat berwenang dan pernyataan resmi akan segera disampaikan ke publik.***