Baca Juga: Semarak Hari Ulang Tahun Pramuka ke-63 Tingkat Kabupaten Sumedang
Nantinya, lanjut Budi, dalam kegiatan ini pula, para peserta akan mendapatkan materi khusus dari Saka Amal Bhakti Kementerian Agama Kabupaten Sumedang berupa Penyembelihan hewan kurban, belajar arah kiblat, kemudian terkait juga dengan manasik.
"Seperti kita bisa saksikan, dari Dinas Kesehatan ada, kemudian dari BNPB, kemudian dari BLK juga, kemudian dari Kementrian Agama juga," ucapnya.
Sementara itu, Asda Pamkesra Setda Sumedang Asep Uus Ruspandi mewakili Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli mengapresiasi kegiatan Kemah Santri 2024.
"Hari ini saya mewakili Pemerintah Daerah Pak Pj Bupati, saya telah membuka kegiatan Kemah Santri ke-3 tahun 2024," ujar Asda Pamkesra.
Baca Juga: PPDB di Sumedang untuk Lingkungan Kemenag Berbeda Dengan Umum, Ini Penjelasannya
Tujuannya adalah, lanjut Asep Uus, kolaborasi antara Pramuka dengan keislaman sehingga dengan kemah santri ini memunculkan santri-santri yang kuat, santri-santri yang berkebangsaan, bisa menjadi unggulan, buat generasi berikutnya dalam rangka membangun khususnya untuk Sumedang, umumnya untuk Indonesia.
Dalam kesempatan lain, Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Sumedang, Sohibin, mengaku bersyukur atas kegiatan Kemah Santri ini.
"Kegiatan kemah santri ini memang langka dilakukan. Saya fikir kegiatan ini lahir dari kalimat, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan, mereka memiliki keilmuan pesantren, memiliki nilai kebangsaan dan bisa menjadi pemimpin masa depan yang betul betul kita dambakan, terutama dalam menghadapi generasi emas tahun 2045," tutur Sohibin.
Ia mengungkapkan jika kegiatan ini diinisiasi berdasarkan kepedulian pesantren atau para santri untuk pembangunan NKRI, dimana ada santri didalamnya yang bisa diasah kemampuan dan kepemimpinannya melalui sisi religi (pesantren) dan keorganisasian Pramuka.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Kemenag Kabupaten Sumedang, Hamzah Rukmana yang mengapresiasi kegiatan Kemah Santri tersebut.
"Pondok Pesantren di Kabupaten Sumedang adalah ide yang luar biasa, karena untuk di Jawa Barat baru di kabupaten Sumedang. Mudah-mudahan dari tingkat provinsi ada tindak lanjut," harapnya.
Hamzah menambahkan, jika kegiatan Kemah Santri 2024 ini penting dilakukan, yakni selain sebagai wadah membentuk karakter kemandirian kepada mereka sebagai generasi penerus dan juga untuk mencetak mereka menjadi pemimpin yang kuat di masa mendatang.***