VIEWJABAR.COM--Pembukaan acara Kemah Santri ke-3 tahun 2024 yang digelar di Lapangan Geotheater Rancakalong Sumedang, diikuti oleh 635 Santri dari 300 Pondok Pesantren (Ponpes) se-Wilayah Sumedang, pada Jumat, 11 Oktober 2024.
Ditengah cuaca terik, para santri peserta Kemah Santri ke-3 Tahun 2024 tampak antusias mengikuti pembukaan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah Kabupaten Sumedang.
"Di Jawa Barat, Alhamdulillah baru Sumedang yang melaksanakan Kemah Santri dan ini kali ketiganya," kata Ketua Pelaksana, Budi Arista Hidayat, usai upacara pembukaan.
Budi menuturkan, peserta dalam Kemah Santri 2024 ini, diikuti oleh 635 santri yang didatangkan dari 300 pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Baca Juga: Musim Kampanye Pilkada Serentak 2024 Masyarakat Boleh Undang Paslon, Asal Perhatikan Aturan Ini
"Kegiatan ini InshaAllah akan berlangsung selama 3 hari di Kecamatan Rancakalong Sumedang," katanya.
Dikatakan Budi, kegiatan Kemah Santri 2024 ini adalah bentuk kolaborasi antara Kementerian Agama Sumedang dan Pemerintah Kabupaten Sumedang serta Kwarcab Pramuka Kabupaten Sumedang.
"Tema Kemah Santri 2024 kali ini adalah, "Santri Kuat untuk NKRI Kuat," ujarnya.
Budi juga menyebut, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari Hari Santri Nasional (HSN), yang puncaknya hari Santri adalah tanggal 20 Oktober 2024.
Baca Juga: Bawaslu Sumedang Masih Mengkaji Aturan Kampanye Pilkada, Meski Tahapannya Sedang Berjalan
Hadir dalam kesempatan itu, Asisten Daerah, Pamkesra Setda Sumedang, Asep Uus Ruspandi yang mewakili Pj. Bupati Sumedang, Yudia Ramli yang sedianya diundang sebagai pembina upacara pada giat Kemah Santri 2024.
Begitu juga Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten, H.Sohibin, dan Kepala Kemenag Kabupaten Sumedang, Hamzah Rukmana serta Forkopimcam Rancakalong.
Dalam kesempatannya itu pula, Ketua Pelaksana menjelaskan Kemah Santri 2024 ini akan diisi dengan kegiatan yang bersinergi dengan program Pemda Sumedang.
"Sifatnya untuk mendukung program Pemda Sumedang dalam berbagai program, seperti pengentasan kemiskinan ekstrim, penurunan stunting dan lain sebagainya," tutur Budi.
Artikel Terkait
Mahasiswa IPB University Beri Pendampingan Santri Pontren Nurul Muhibbin Halong, Peningkatan Kualitas Pakan dan Pemijahan Ikan Papuyu Kalimantan
Semarak Hari Ulang Tahun Pramuka ke-63 Tingkat Kabupaten Sumedang