News

Banjir Belum Surut, BPBD Kabupaten Bandung Dirikan Tenda Pengungsian untuk Warga Terdampak

Minggu, 24 November 2024 | 10:21 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Bandung melakukan evakuasi warga terdampak banjir. (IG@bpbd_kabbandung)

VIEWJABAR.COM -Untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi warga yang terdampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung telah mendirikan tenda pengungsian.

Pendirian tenda ini dimaksudkan agar para pengungsi tetap aman dan nyaman, terutama saat hujan kembali turun di wilayah yang terendam banjir.

Apalagi karena banjir yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung, masih belum surut, karena hujan masih mengguyur.

Baca Juga: Sambut Perayaan Natal dan Tahun Baru, Obyek Wisata Gunung Galunggung Tasikmalaya Berbenah, Catat Juga 10 Tips Wisatanya!

Dalam penjelasannya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Beny Sonjaya mengatakan bahwa tenda pengungsian itu didirikan di Taman Air Bojongsoang.

"Didirikan untuk  warga yang terdampak banjir, terutama yang berasal dari Dayeuhkolot dan daerah sekitarnya," kata dia, Minggu, 24 November 2024.

Beny menjelaskan, banjir yang terjadi akibat hujan deras sejak Rabu (20/11) telah merendam empat kecamatan di Kabupaten Bandung, yaitu Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, Dayeuhkolot, dan Cilampeni.

Baca Juga: Masa Tenang Dimulai, Tidak Ada Lagi APK Terpasang di Kabupaten Garut

Banjir ini terus meluas seiring dengan bertambahnya intensitas hujan, dengan ketinggian air tertinggi mencapai dua meter di Kecamatan Dayeuhkolot.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 2.014 rumah terendam, dengan lebih dari 12.250 kepala keluarga terdampak oleh bencana ini.

"Kami terus menurunkan petugas untuk melakukan pendataan lebih lanjut dan memastikan informasi terkait jumlah rumah yang terendam serta jumlah korban yang terdampak," tambahnya.

Baca Juga: Polres Purwakarta Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pilkada 2024

Selain mendirikan tenda pengungsian, BPBD juga telah mendistribusikan bantuan seperti sembako, beras, terpal, dan perlengkapan kebersihan kepada para pengungsi.

Beny berharap bantuan dari berbagai pihak, terutama dalam bentuk makanan dan tenda, dapat membantu meringankan beban para pengungsi, mengingat persediaan logistik BPBD yang semakin menipis.

"Stok logistik kami semakin berkurang, oleh karena itu kami terus berusaha mencari bantuan tambahan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini