Fakta Menarik Tentang Irian Barat atau Papua yang Belum Banyak Diketahui, Belanda Tidak Rela

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Selasa, 8 November 2022 | 09:27 WIB
Peta wilayah Papua atau Irian Barat, ada fakta menarik yang belum banyak diketahui tentang Irian Barat hingga Belanda tidak rela Papua jadi bagian Indonesia.Foto/ instagram / elfofficial.idn/ (Silmi Kaffatan)
Peta wilayah Papua atau Irian Barat, ada fakta menarik yang belum banyak diketahui tentang Irian Barat hingga Belanda tidak rela Papua jadi bagian Indonesia.Foto/ instagram / elfofficial.idn/ (Silmi Kaffatan)

VIEWJABAR- Ada fakta menarik tentang Irian Barat atau Papua yang belum banyak diketahui Belanda masih tidak rela Papua jadi Bagian Indonesia.

Ternya ada sejarah tentang Irian Barat atau Papua yang menarik ketika bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejarah di masa lalu mengenai Papua atau Irian Barat menjadi sangat penting untuk diketahui. Dan fakta ini belum banyak diketahui.

Baca Juga: Mengenang Hari Pahlawan, Ulama Garut Jawa Barat Ini Datang ke Surabaya untuk Bertempur Menyertai Bung Tomo

Sampai saat ini Papua atau Irian Barat masih terus bergejolak, banyak peristiwa yang membuat heboh masyarakat Indonesia.

Terlepas dari itu semua Irian Barat atau Papua bagian tak terpisahkan dari Indonesia. Ada fakta menarik tentang pembebasan Papua di masa lalu.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memang telah merdeka termasuk di dalamnya Irian Barat.

Namun ternyata Belanda masih belum rela melepaskan Irian Barat atau Papua dan tidak mengakui wilayah Papua sebagai bagian Indonesia.

Makanya Belanda tetap ingin menjajah Papua atau Irian Barat. Belanda pun melancarkan Agresi Militer 1 pada Juli 1947.

Baca Juga: Sekdes dan Bendahara Tidak Tahu Kades Waluya Pakai Uang Rp 720 Juta Untuk Apa..

Kemudian Belanda juga melakukan agresi militer 2 pada Desember 1948. Agustus sampai November 1949 diadakan Konferensi Meja Bundar.

Komferensi Meja Bundar berisi serah terima kedaulatan pemerintahan kolonial Belanda kepada Republik Indonesia Serikat kecuali Irian Barat.

Indonesia terus berjuang hingga akhirnya pada 19 Desember 1961 Presiden Soekarno mengumumkan Trikora atau tigai Komando rakyat.

Pada tanggal 15 Agustus 1962 Amerika Serikat mendesak Belanda untuk berunding dengan Indonesia, hingga munculnya perjanjian New York.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB
X