VIEWJABAR - Ribuan orang sudah dipastikan kehilangan mata pencaharian pasca terbakarnya pasar Leuwiliang Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu malam lalu sekitar pukul 20.20 WIB.
Dalam insiden itu, ribuan lapak milik para pedagang hangus terbakar dan menjadi abu terdiri atas kios dan lapak pedagang kaki lima (PKL). Terbakarnya ribuan kios dan lapak pedagang menyebabkan ribuan orang kehilangan mata pencaharian.
Para pemilik kios dan lapak serta para pegawai/ pelayan di pasar Leuwiliang mengaku pasrah harus kehilangan mata pencaharian, akibat musibah terbakarnya pasar yang meluluh lantahkan ribuan kios dan lapak milik mereka.
Baca Juga: Rumdin Mentan Syahrul Yasin Limpo Digeledah KPK, Diduga Terseret Pusaran Korupsi di Kementan
“Kita pasrah saja atas musibah terbakarnya pasar Leuwiliang, semua dagangan kita hangus terbakar,” ujar salah seorang pedagang kepada awak media yang enggan disebut namanya.
Jumlah Kios dan Lapak terbakar
Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Haris Setiawan dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, sebanyak 1.615 lapak pedagang yang terdiri dari kios dan lapak PKL hangus terbakar dalam insiden terbakarnya pasar Leuwiliang.
“Kios los awning yang terbakar sebanyak 550 lokal, los sebanyak 580 lokal, Awning sebanyak 450 lokal dan lapak PKL sebanyak 35 lokal, kegiatan jual beli dihentikan sementara” jelasnya.
Baca Juga: Pengurus PC PERGUNU Kabupaten Garut Masa Khidmat 2023-2028 Dilantik
Sementara PLT Camat Leuwiliang W.R. Pelitawan terlihat terus memantau pasar Leuwiliang yang terbakar dari Rabu malam sampai Kamis, 28 Septenber 2023 siang terlihat masih di lokasi, namun sampai sejauh ini belum ada pernyataan resmi, terkait penanganan para pedagang.
Pihaknya masih terus memantau situasi pasar yang terbakar, dan menunggu tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam proses pemadaman dan menunggu hasil pemeriksaan pihak terkait sebab terjadinya kebakaran.
Proses Pemadaman oleh Damkarjam
Diketahui, pasar Leuwiliang Kabupaten Bogor, mulai terbakar pada Rabu malam lalu sekitar pukul 20.20 WIB. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang diterjunkan setelah mendapat laporan dari masyarakat langsung menuju lokasi.
Artikel Terkait
Toko Alat Tulis di Serbu Pembeli, Pengelola Berlakukan Belanja Bergiliran
Polres Tasikmalaya Bersama TNI dan Brimob Bersihkan Taman Alun-alun Singaparna
Jadi Inspirasi Karena Inovatif, Nasabah PNM Mekaar Jual Kudapan Kulit Semangka
Selain Menghimbau, Kapolres Juga Bagi-bagi Helm Pada Pengendara
Dua Ruang SDN Karangdan Rusak, Siswa Ngungsi Ke Mesjid, Tiap Hari di Tempati Ayam
Kasatlantas Mengedukasi Siswa SMK Assofa, Tentang Berkendara yang Baik