Semburan Gas Bercampur Air di Bogor Viral di Medsos, Camat Sukaraja: Dugaan Sementara Mengandung Gas Metana !

photo author
Asof, View Jabar
- Kamis, 12 Oktober 2023 | 17:50 WIB
Semburan gas disertai air menyembur dari lubang sumur bor di desa Pasirlaja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor diduga mengandung gas metana (Instagram @infobogor)
Semburan gas disertai air menyembur dari lubang sumur bor di desa Pasirlaja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor diduga mengandung gas metana (Instagram @infobogor)

VIEWJABAR - Semburan gas bercampur air yang terjadi sejak Rabu sore kemarin di Kampung Leuwikotok, desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sudah berhenti.

Warga kampung Leuwikotok desa Pasirlaja dibuat kaget dengan peristiwa semburan gas bercampur air disalah satu sumur bor yang baru digali dalam sebulan terakhir.

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya puluhan warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi semburan gas bercampur air, dievakuasi petugas ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga: Semburan Gas Bercampur Air Keluar dari Lubang Sumur Bogor Milik Warga, Penghuni Kosan Dievakuasi !

Dan saat ini semburan gas bercampur air sudah berhenti, sejak Kamis, 11 Oktober 2023 siang tadi, namun dari lubang sumur bor tersebut masih mengeluarkan uap.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, pada Kamis ini semburan gas bercampur air itu berangsur surut dan berhenti.

Saat berhenti tutur Adam, masih sempat terdengar suara gemuruh seperti angin dari dalam sumur bor tersebut.

Baca Juga: Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (JPSL) IPB University, Terindeks Scopus !

"Semburan itu keluar karena ada tekanan dari dalam, berupa gas dan airnya ikut keluar. Sampai saat ini gasnya berkurang dan hilang. Semoga ke depan tidak ada lagi gas dan air yang muncul dari dalam sumur tersebut," kata Adam kepada wartawan di lokasi Kamis siang.

Meskipun semburan sudah berhenti, namun pihaknya masih terus berjaga di lokasi. Petugas dari BPBD Kabupaten Bogor, direncanakan akan terus berjaga selama tujuh hari kedepan, sampai kondisi benar - benar aman.

"Cairan gas bercampur air akan segera diuji di laboratorium, kita tunggu hasilnya," katanya.

Baca Juga: Mahasiswa IPB University Ungkap Model Kontribusi Perusahaan, PT. Sentul City Bagi CSR ke Desa Bojong Koneng !

Sambil menunggu hasil uji laboratorium, warga yang tinggalnya berdekatan dengan lokasi semburan gas tersebut, untuk sementara waktu dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sementara Kepala Seksi Energi dan Ketenagalistrikan KCD ESDM Provinsi Jawa Barat Wilayah II Bogor, Hariman Sutisna mengatakan, pihaknya saat ini baru mengumpulkan data - data dan akan melakukan pemeriksaan sampel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asof

Sumber: BPBD Kabupaten Bogor, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X