VIEWJABAR – Dinas perhubungan Kabupaten Bogor bekerjasama dengan IPB University dan KP2S Kabupaten Bogor melakukan rekayasa Jalan Raya Dramaga Bogor, untuk mengurai kemacetan sejak Senin, 6 November 2023 lalu.
Kemacetan pada ruas jalan tersebut, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari serta pada saat weekend Sabtu dan Minggu mengundang ke prihatinan banyak pihak. Salah satunya Wasto Sumarno S Hut, Staf Ahli Komisi X DPR RI yang dihubungi Viewjabar.com di kediamannya di Perumahan Alam Sinarsari, Jumat, 10 November 2023.
Ketika disinggung kemacetan di Jl Raya Dramaga tersebut, Wasto mengatakan Ini pandangan saya sebagai pengguna jalan, pengguna jalan itu baik pengguna kendaraan pribadi maupun sopir angkot serta penumpang mengeluhkan rekayasa itu.
Baca Juga: Tegar Beriman Award 2023, Pemkab Bogor Nobatkan 35 orang Beribadah Umrah Gratis ke Tanah Suci Mekah
Kalau pagi ungkap Wasto dari arah barat menuju kota Bogor dibuat 2 jalur, sementara arus yang dari arah kota Bogor menuju arah barat dibuat 1 jalur, begitu juga sebaliknya pada sore hari, dari arah kota Bogor menuju arah Barat dibuat 2 jalur dan dari arah barat menuju kota Bogor dibuat 1 jalur, dengan dipasang Barirr di beberapa titik.
Kemudian ungkap Wasto arus kendaraan yang akan menuju Jalan Lingkar Dramaga harus memutar di depan SPBU, kemudian berbalik arah lalu menuju jalan JLD. Dan arus kendaraan yang akan menuju Jalan raya Babakan maupun Sawah Besar harus memutar di gerbang utama IPB University.
Namun pihak Dinas Perhubungan memasang Barrier hanya di beberapa titik saja, tidak sepanjang jalur tersebut, hal itu dimanfaatkan oleh para pengguna jalan untuk memutar kendaraannya di sembarang tempat, dan hal ini menjadi titik – titik kemacetan baru.
“Jadi inimah memang solusi panjangnya, karena pengalihan trek jalannya dari dulu itu, kan dulu bukan kesitu (pertigaan duta Berlian), kita buat itu langsung ke Cibanteng,” ujarnya.
Menurut Wasto, untuk solusi jangka panjangnya Jalan Lingkar Dramaga (JLD) ini harus diteruskan ke sana tembus ke Cibanteng, melewati Apartemen Dramaga Tower di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor.
Ketika disinggung pembangunan jalan TOL, Wasto juga mengungkapkan, awalnya pembangunan jalan tol itu dari Yasmin langsung menuju Dramaga, namun perkembangannya dengan berbagai dinamika akhirnya jalan tol menuju Salabenda.
Dirinya berharap untuk mengatasi kemacetan Jl Raya Dramaga, pembangunan jalan tol yang saat ini sudah mencapai Salabenda ditembuskan melingkar ke belakang kampus IPB dan keluar di Cibanteng.
“Itu saja direalisasikan, dari mana – mana ke IPB itu jalur TOL langsung turun IPB, supaya tidak kesini kalau konteksnya IPB dan terus ke arah barat,” ucapnya.
Artikel Terkait
Jeda Fifa Matchday, Persib Diberikan Waktu Istirahat Selama 5 Hari
Ketahui Manfaat Jus Delima, Cegah Gulah Darah Tinggi, Ini Faktanya
Adakan Pertemuan Rapat dengan JICA, Pemprov Jawa Barat Bahas Proyek TPPAS Legok Nangka dan Tol Patimban