Penggalangan dana bantuan kemanusiaan Agil mengungkapkan, pihaknya melakukan kegiatan secara massif melalui jaringan Sekolah dan lembaga – lembaga serta donatur perorangan.
“Alhamdulillah dana yang sudah terkumpul sebesar Rp 1,5 miliar, dan kita secara bertahap sudah salurkan ke warga Palestina selama tiga kali,” tegasnya.
Baca Juga: Skybridge Bojonggede Bogor Segera Diresmikan Menhub Minggu Besok, Begini Kata Warga !
Ketika disinggung kegiatan Bogor untuk palestina selain berkolaborasi dengan komunitas pesepeda, dengan komunitas mana saja?, Agil menjelaskan banyak rangkaiannya dari berbagai komunitas hari ini kolaburasi dengan komunitas pesepeda, juga teman – teman komunitas lain, ada dongeng dan sulap di Taman Ekspresi, jadi secara paralel hari ini ada dua kegiatan.
“Pekan – pekan selanjutnya kita juga ada kegiatan bareng komunitas – komunitas,” ujarnya.
Suara komunitas
Peserta kegiatan Ride For Palestine selain diikuti komunitas dari dalam kota Bogor, ada juga peserta komunitas dari luar kota, salah satunya komunitas BANGOR dari kota Depok.
Salah satu anggota komunitas Bangor, Santos mengungkapkan, bahwa keikutsertaanya dalam kegiatan amal penggalangan dana, sebagai bentuk dukungan dan empaty kepada warga Palestina.
“Kami turut mendukung perjuangan bangsa Palestina, mempertahankan haknya, dan menuju Palestina Merdeka,” tegasnya.
Santos bersama rombongannya sebanyak 15 orang dari Depok menuju ke Bogor, star dari 04.30 WIB dan tiba di Balaikota Bogor pukul 06.00 WIB, langsung mengikuti rangkaian kegiatan Ride For Palestine.
Baca Juga: Urban Farming Solusi Ditengah Melambungnya Harga Cabai, Begini Kata Pakar IPB University
Diberitakan sebelumnya event serupa juga telah dilakukan di beberapa kota di Indonesia antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Batam,Magelang dan Purwakarta.
Diketahui, tindakan kesewenang - wenangan yang mengarah ke genosida, terhadap Gaza, sejauh ini lebih dari 14.500 orang tewas, setengah diantaranya adalah balita dan anak - anak meninggal, dan jutaan orang terpaksa mengungsi.
Komunitas sepeda selain mengutuk berlangsungnya kekerasan menyebabkan kematian warga sipil, termasuk anak - anak, melainkan juga ikut mendesak agar ada langkah - langkah nyata di level nasional dan internasional untuk mengakhiri penjajah dan pengusiran terhadap bangsa Palestina.***
Artikel Terkait
Kabar Gembira ! Segera Dibuka Gebyar Bazar UMKM kota Bogor , Kunjungi Tenant Fashion dan Kuliner, di Area Parkir Hypermart Yasmin
Dishub Kabupaten Bogor Berlakukan Sistem Satu Arah (SSA), Untuk Mengurai Kemacetan Arus Lalu Lintas di Jl Raya Bojonggede
Evaluasi Tim Pasca Laga Menghadapi PSM Makassar, Bojan Hodak: PERSIB Lemah dari Segi Passing dan Penguasaan Bola