Baca Juga: Peristiwa Penting 20 November Hari Ini, Surabaya Jatuh ke Tangan Inggris
Dalam buku itu diceritakan bagaimana mendalamnya cinta Soekarno kepada Inggit. Soekarno membeberkan, Inggit memberikan segala sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh buku. Inggit memberi cinta dan perhatian.
"Dia memberiku kecintaan, kehangatan, tidak mementingkan diri sendiri. Ia memberikan segala apa yang kuperlukan yang tidak dapat kuperoleh semenjak aku meninggalkan rumah ibu. Psychiater akan mengatakan bahwa ini adalah pencarian kembali kasih-sayang ibu," tulisnya.
Menurut Soekarno, suami Inggit, H. Sanusi, mengetahui apa yang terjadi antara istrinya dengan Soekarno.
Namun, katanya, perkawinan mereka sudah lama rusak sehingga H. Sanusi tak berusaha merebut kembali hati istrinya.
Akhirnya Soekarno menikahi Inggit setelah menceraikan Oetari.
Dan tanggal 3 Juli 1926, Soekarno lulus dari ITB. Ada 19 orang yang lulus pada saat itu, empat orang di antaranya adalah pribumi. Dan dari empat orang itu salah satunya adalah Ir. Soekarno, yang bersitrikan Inggit Garnasih, ibu kosnya selama kuliah.***
Artikel Terkait
INFO GEMPA HARI INI, BMKG Sebut Baru Saja Terjadi Gempa di Tenggara Maba
Ibu-ibu, Tempe Ternyata Bisa Bikin Wajah Glowing dan Awet Muda, Ini Kata Zaidul Akbar
Masa Jabatan Kades Diusulkan 9 Tahun
Pemkab Garut Berikan Kesempatan Atlet Berprestasi Bekerja di Dispora
Peristiwa Penting 20 November Hari Ini, Surabaya Jatuh ke Tangan Inggris
INFO GEMPA HARI INI, Guncang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, Getaran hingga Kota Bandung
Usai Hina Ibu Negara, Akun Twitter KoprofilJati Kabur dari Dunia Maya, Namun Identitasnya Sudah Beredar
Spanduk Bertuliskan Ajakan Moral Pemeliharaan DAS, Andalan Subsektor 01 Sampaikan Sosialisasi