Kabupaten Garut Menerima Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat

photo author
Lina Herlina, View Jabar
- Jumat, 16 Desember 2022 | 17:27 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan penghargaan kepada Pemkab Garut yang diterima Wakil Bupati Garut Helmi Budiman (ViewJabar/Ale M Rizki)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan penghargaan kepada Pemkab Garut yang diterima Wakil Bupati Garut Helmi Budiman (ViewJabar/Ale M Rizki)

Menurutnya, yang menjadi poin penting dalam pencegahan stunting adalah bukan pada anaknya tapi orang tua, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan perempuan belum menikah.

Jika ketiga subjek ini memiliki daya upaya mencegah, maka stunting akan turun dengan sendirinya.

Melalui Jabar Stunting Summit 2022, Pemdaprov Jabar berkomitmen terus mengevaluasi seluruh instrumen pencegah stunting agar gerak dan aksinya bisa sinergi dan komprehensif.

Gubernur mengapresiasi survei stunting dari Kemenkes dilakukan setiap tahun sehingga angkanya relatif terpantau dan memudahkan upaya penanggulangan stunting.

Baca Juga: Mushaf Al Quran Salah Huruf Masih Beredar di Masyarakat, Diduga Dicetak di Bekasi, Ini Penjelasan Kemenag

"Saya senang bukan lima tahunan surveinya, setahunan. Mungkin nanti awal Januari Pak Menteri yang akan rilis stunting Jawa Barat dari 24 persen turun ke berapa," Ucapnya.

Wabup Garut Helmi Budiman menyebutkan penghargaan ini merupakan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Garut.

Salah satunya adanya pengukuran tinggi badan terhadap semua balita yang merupakan salah satu kegiatan dari program Temukan, Obati, Sayangi balita Stunting (TOSS).

“Alhamdulillah ketemu karena kalau data yang disebutkan oleh pemerintah pusat melalui SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) itu adalah hasil survei, tidak tau orangnya siapa, makanya kita melakukan pengukuran terhadap seluruh balita kita dan ditemukanlah 15,6% by name by adress-nya ada, sehingga ketika ditemukan by name by adress penanganannya pun langsung,” ucapnya.

Helmi menyebutkan, penghargaan inovasi ini, yakni Pemerintah daerah mengeluarkan anggaran untuk pemberian makanan tambahan (PMT) berupa susu dan telur, yang memiliki pengaruh luar biasa terhadap pertumbuhan tinggi badannya.

Wabup menambahkan, pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah untuk mencapai target dari pemerintah pusat yaitu 14% di tahun 2024. bahwa berdasarkan survei SSGI tahun ini, terdapat penurunan sebesar 15% di mana yang sebelumnya 35% menjadi 20%.

“Mudah mudahan ada penurunan dan tentu perhatian bagaimana kita harus menyiapkan gizi lagi buat anak-anak," ujarnya. (Ale M Rizki)***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lalan Tresna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X