Pihaknya juga menemukan aktivitas kegempaan di zona Sesar Cimandiri yang kemungkinan berasal dari patahan yang belum terpetakan atau teridentifikasi termasuk Sesar Cugenang yang baru teridentifikasi.
"Sesar yang belum terpetakan harus menjadi kewaspadaan semua pihak karena ditakutkan akan terjadi aktivitas kegempaan yang merusak. Pemerintah daerah harus melihat aspek histori atau sejarah kegempaan di wilayahnya," katanya.
Karena, ketika gempa besar pernah terjadi di satu wilayah akan kembali terjadi beberapa puluh tahun setelahnya seperti di Cugenang pernah terjadi gempa besar tahun 1879 dan 1897 yang sesarnya tidak teridentifikasi, demikian Daryono.***
Artikel Terkait
Anda Mengubah Cat Kendaraan dengan Warna Baru? BPKB dan STNK Pun Harus Diubah, Segini Tarifnya
Masih Ingat Harun Masiku? Tersangka Penyuap Komisioner KPU Hendra Setiawan Ini Kini Terdeteksi
Laga Panas Man Utd vs Everton, Pormasi Sama, Dititik Bertakan Pertahanan Belakang, Keduanya Incar Peluang
Waduh, Video Mesum Rekaman Mengintip Celana Dalam Wanita Beredar, Kejadiannya di Kabupaten Bandung
Masih Ingat Jari Manusia yang Ditemukan di Sayur Lodeh? Hasil Pemeriksaan Pusdokkes Polri: Itu Jari Pria
Cara Membuat Long Cassava yang Garing Renyah hingga ke Dalam, Peluang Usaha Camilan dari Singkong
PT KAI Commuter Blacklist Sepasang Muda Mudi yang Mesum di KRL