Masalah Finansial atau Materi Pengaruhi Kesehatan, Ini Fakta

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Rabu, 28 Februari 2024 | 07:21 WIB
Ilustrasi,kesulitan finansial atau materi bisa dikategorikan penyumbang gangguan pada kesehatan (Pixabay)
Ilustrasi,kesulitan finansial atau materi bisa dikategorikan penyumbang gangguan pada kesehatan (Pixabay)

VIEWJABAR - Banyak yang beranggapan bahwa masalah finansial atau materi merupakan hal yang sangat penting dalam menopang kelangsungan hidup.

Terlebih tanpa ada finansial atau materi hidup terasa hampa dan menganggap bahwa diri memiliki banyak kekurangan, sehingga merasa miskin

Permaslah finansial atau materi pun bisa memunculkan gejolak yang sering menyergap dan berujung perpecahan. Bahkan yang lebih tragis lagi berujung pada titik klimaks dan atau bisa mengganggu kesehatan.

Baca Juga: Ema Ema Serbu Mapolres Garut , Rela Antri Guna Mendapatkan Harga Beras Murah, Ini Fakta

Seorang ahli psikolog klinis Thomas Richardson mengungkap bahwa kekhawatiran terkait finansial atau materi tak boleh lebih jauh larut di dalamnya, sebab dapat berdampak besar pada kesejahteraan mental.

"Seberapa banyak anda stres dan khawatir tentang keuangan sebenarnya lebih berdampak daripada seberapa besar secara objektif benar-benar kesulitan secara finansial," kata Richardson seperti dikutip dari laman Mirror dan PMJNews.

Richardson mengatakan, bahwa  psikologis yang umum dan terjadi terhadap kesulitan finansial adalah stres, depresi, gangguan kecemasan, bahkan keinginan bunuh diri.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Bandingkan Harga Beras dengan Skincare di Saat Harga Beras Mahal dan Mayarakat Sedang Kesulitan, Netizen Bully Mantan Bupati Purwakarta

Orang yang berada dalam kesulitan keuangan cenderung mengalami kemunduran kesehatan mental. Halnya orang yang memiliki utang tanpa jaminan seperti kartu kredit, terbukti dalam studi berisiko tiga kali lebih besar mengalami masalah kesehatan mental.

Kondisi itu  menyebabkan lebih banyak mengarah untuk mengonsumsi narkoba dan alkohol, dengan tujuan pikiran agar tenang.

Siklus kesulitan keuangan dan masalah kesehatan mental bisa menjadi lingkaran setan. Salah satu contoh, seseorang sangat mengkhawatirkan karena tidak mampu membayar tagihan sehingga akhirnya merasa sangat cemas.

Baca Juga: Menparekraf Dorong Pengembangan Potensi Ekraf Singkawang Kalbar Lewat KaTa Kreatif, Simak di Sini

Sebaliknya, masalah kesehatan mental yang serius dapat menyebabkan orang harus menerima pekerjaan dengan gaji rendah atau tidak stabil.

Beberapa masalah kesehatan mental seperti gangguan bipolar juga dikaitkan dengan tingginya pengeluaran impulsif dan risiko kebangkrutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X