Banyak Diabaykan, Inilah Tanda-tanda Kamu Kelebihan Gula Darah

photo author
Eko Aripyanto, View Jabar
- Kamis, 2 Maret 2023 | 08:00 WIB
Kenali Tanda-tanda kita kelebihan gula darah. Foto/freepak/nakaridore/
Kenali Tanda-tanda kita kelebihan gula darah. Foto/freepak/nakaridore/

VIEWJABAR - Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi pankreas. Namun, pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Tentunya jangan remehkan kadar gula darah yang tinggi, karena kondisi ini merupakan penyebab utama penyakit diabetes. 

Kalau dibiarkan berlarut-larut kondisi medis ini bisa menyebabkan kerusakan saraf, pembuluh darah, bahkan bisa mengancam nyawa. Karena penyakit Diabetes sangat sulit untuk di obati. 

Baca Juga: Seorang Pengendara Motor Tewas Tabrakan di Kampung Kandangsari, Kecamatan Salawu

Melansir dari Medicinet, kadar gula darah normalnya itu sekitar 70-100 mg/dL sebelum makan. Sedangkan setelah makan seharusnya kurang dari 180mg/dL. Kadar gula darah pengidap diabetes sering meroket ini sering dialami. 

Tanda Kelebihan Gula Darah

1. Kelaparan

Pada dasarnya, kondisi diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama bisa mengacaukan kadar glukosa. Kata ahli, hal inilah yang bisa menimbulkan siklus kelaparan di saat tubuh sedang mencoba mengembalikan kadar gula darah ke kondisi normal.

Kadar glukosa yang rendah memang bisa membuat nafsu makan seseorang meningkat, tapi kadar gula darah yang tinggi juga demikian. Seseorang akan sulit merasakan rasa kenyang ketika kadar gula darahnya melonjak.

Baca Juga: Pengakuan Siswa SMAN 7 Kota Tasikmalaya Ikuti OSN, Navika Erdiana: Minat Saya Berhitung Fisika

2. Gerak Tubuh Lebih Lamban

Bila kondisi ini sering kamu alami, bisa jadi hal itu menandai tingginya kadar gula darah. Gula darah yang tinggi ini menimbulkan lonjakan insulin yang menimbulkan berbagai masalah pada tubuh. Salah satunya, energi jadi tidak stabil.

3. Kulit Bermasalah

Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan sederet masalah bagi kulit. Menurut ahli dari Washington Institute of Dermatologic Laser Surgery, AS, seperti dilansir dari situs Self, sebagian orang memiliki sensitivitas yang berbeda-beda terhadap lonjakan insulin.

Melonjaknya insulin ini yang memicu hormon lainnya yang bisa menimbulkan masalah kulit. Contoh paling sederhananya adalah pertumbuhan jerawat pada kulit. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Aripyanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X