Tragedi Halloween Korea Selatan Tewaskan 151 Orang, 19 di Antaranya WNA, Adakah Warga Indonesia?

photo author
Lalan Tresna, View Jabar
- Minggu, 30 Oktober 2022 | 09:43 WIB
Tragedi Halloween di Korea Selatan mengakibatkan 151 orang tewas, 19 di antaranya warga negara asing (Tangkapan layar YouTube Korean Roemit)
Tragedi Halloween di Korea Selatan mengakibatkan 151 orang tewas, 19 di antaranya warga negara asing (Tangkapan layar YouTube Korean Roemit)

VIEWJABAR - Tragedi Halloween maut yang mematikan terjadi di Korea Selatan, Sabtu, 29 Oktober 2022 tadi malam.

Tragedi Halloween di Korea Selatan itu mengakibatkan 151 orang tewas dan 82 lainnya terluka. Kebanyakan dari para korban adalah para remaja berusia belasan tahun hingga 20 tahun.

Tragedi Halloween mematikan di Korea Selatan ini terjadi di distrik Itaewon, Seoul saat lebih dari 100 ribu massa berkumpul dalam perayaan Halloween yang berlangsung hingga larut malam.

Massa berdesak-desakan di sebuah gang sempit di dekat Hotel Hamilton Hotel.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengumumkan masa berkabung nasional dan memerintahkan penurunan bendera setengah tiang pada Minggu, 30 Oktober 2022 hari ini.

Baca Juga: Hibah Jepang, 200 Vial Fomepizole Obat Gagal Ginjal Akut Tiba di Indonesia, 1 Vial Cukup Berapa Pasien?

Masa berkabung nasional diberlakukan hingga penanganan tragedi selesai.

"Ini benar-benar mengerikan," kata Yoon, mengatakan "tragedi dan bencana hari Sabtu seharusnya tidak pernah terjadi," kata Presiden Yoon Suk-yeol dikutip dari Kantor Berita Yonhap, Minggu 30 Oktober 2022.

"Sebagai presiden, yang bertanggung jawab atas kehidupan dan keselamatan rakyat, hati saya berat dan saya berjuang untuk mengatasi kesedihan saya," katanya.

Baca Juga: Terungkap Kepemilikan Saham Raffi Ahmad di Arema FC, Akankah Jadi Presiden Klub Gantikan Juragan 99?

"Pemerintah akan menetapkan periode mulai hari ini hingga kecelakaan dapat dikendalikan sebagai masa berkabung nasional dan akan menempatkan prioritas utama dalam urusan administrasi dalam pemulihan dan tindakan lanjutan," tambah Yoon.

Ia menegaskan, pemerintah akan mendukung persiapan pemakaman dan sepenuhnya memobilisasi layanan medis darurat untuk merawat pasien, termasuk dengan menugaskan pegawai negeri secara individu kepada mereka yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Setumpuk Prestasi Erina Gudono Calon Istri Kaesang, Berikut Pendidikan dan Sederet Beasiswa yang Diraihnya

Rincian korban

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lalan Tresna

Sumber: Yonhap News Agency

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X